Sarolangun Butuh 500 Ekor Hewan Kurban. Stok Dianggap Cukup

"Kalau untuk stok hewan qurban analisa kebutuhan dari tahun sebelumnya realisasi sekitar 500 ekor hewan kurban," sebutnya.

Sarolangun Butuh 500 Ekor Hewan Kurban. Stok Dianggap Cukup
Tribun Jambi/Wahyu Herliyanto
Pedagang daging di Sarolangun. Idul Adha, tahun ini diprediksi Kabupaten Sarolangun membutuhkan 500 hewan kurban 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM,SAROLANGUN - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak), Kabupaten Sarolangun memastikan stok hewan kurban cukup dalam menyambut datangnya hari raya Idul Adha 1439 Hijriah, yang jatuh pada 22 Agustus 2018 mendatang.

Hal itu dibenarkan Plt Kadiskanak, Asnawi melalui Kabid Peternakan Ade Irawan. Menurutnya, saat ini pihaknya terus melakukan pendataan terkait jumlah kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Sarolangun.

Baca: VIDEO: Foto Penumpang Berjalan di Atas Rel Viral, Gegara LRT di Palembang Mogok

Namun, berdasarkan pengalaman pada tahun sebelumnya, kata Ade, bahwa secara keseluruhan di Kabupaten Sarolangun akan membutuhkan hewan kurban sebanyak 500 ekor sapi dan kerbau.

"Kalau untuk stok hewan qurban analisa kebutuhan dari tahun sebelumnya realisasi sekitar 500 ekor hewan kurban," sebutnya.

Ade juga mengatakan bahwa berdasarkan data jumlah populasi hewan ternak sapi dan kerbau, di Kabupaten Sarolangun, tahun 2018 ini ada sebanyak lebih kurang 14.000 ekor. Biasanya 40 persen dari jumlah populasi tersebut adalah hewan ternak jantan.

Baca: Kenakan Kaos Oblong, Sosok Kim Jong Un Berbeda Saat Tertawa Sumringah di Pabrik Pengawetan Ikan

"Masalah stok kabupaten, populasi kita ini untuk sapi dan kerbau ada sekitar 14 ribu ekor, dan biasanya 40 persen dari populasi itu jantan, sekitar 600 ekor. Dan, tentunya hewan kurban itu adalah hewan jantan. Insyaallah stok kita cukup," tuturnya.

Untuk jumlah populasi hewan ternak baik sapi dan kerbau bilang Ade, tersebar di tiap desa. Namun, jumlah populasi terbanyak di Kecamatan Singkut, dan Kecamatan Air Hitam.

hewan ternak di Sarolangun.
hewan ternak di Sarolangun. (tribunjambi/wahyu)

Populasi itu, mayoritasnya di budidayakan oleh peternak sapi dan kerbau, ditambah lagi dengan stok hewan ternak para pedagang, yang sebagian ada yang mengambil stok ternak dari luar daerah.

"Di Kecamatan Air Hitam, saya tanya di satu desa stok hewan kurban ada 14-20 ekor," katanya lagi.

Baca: VIDEO: Pasar Muara Jangga Rampung 2017, Belum Difungsikan, Mulai Retak dan Ditumbuhi Rumput

Ia juga menghimbau menjelang lebaran Idul Adha ini, agar para peternak untuk menjaga kesehatan hewan ternaknya. Karena sebelum memotong hewan kurban akan dilakukan pengecekan kesehatan, agar terhindar dari penyakit berbahaya yang bisa saja menular kepada manusia.(*)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help