Pasar Kalangan di Muara Jangga Tak Kunjung Digunakan, Warga Khawatir Kondisinya Tak Terawat

Pasar yang telah rampung pembangunanya pada tahun 2017, dibangun dana DAK tersebut, hingga saat ini belum juga dioperasikan

Pasar Kalangan di Muara Jangga Tak Kunjung Digunakan, Warga Khawatir Kondisinya Tak Terawat
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Pasar Muara Jangga 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Bangunan pasar tradisional yang diwacanakan pemerintah daerah untuk Pasar Kalangan di RT 07 Kelurahan Muara Jangga Kabupaten Batanghari, hingga saat ini masih belum beroperasi. 

Pantauan Tribunjambi.com di lapangan, Minggu (12/8/2018) bangunan pasar semi permanen yang diketahui untuk pasar kalangan tersebut memiliki luas lebih kurang 10.000 M (satu hektar), berada tepat di pinggir jalan raya.

Kondisi pasar yang telah rampung pembangunanya pada tahun 2017, dibangun dengan sumber dana dari DAK tersebut, hingga saat ini belum juga dioperasikan.

Beberapa bagian lantai dan tiang pasar terlihat retak, juga kondisi sekitar yang mulai ditumbuhi rerumputan liar.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, M Ali (40) yang rumahnya berada tepat diseberang pembangunan pasar tersebut mengaku tidak mengetahui pasti kegunaan bangunan tersebut.

Warga hanya mengetahui pembangunan tersebut akan digunakan untuk pasar.

"Kalau jadi sudah lamo, tapi kito dak tau untuk apo ado yang bilang untuk pasar kalangan yang baru," Ujarnya kepada tribunjambi.com

Dikatakannya pula, sejak selesai hingga saat ini belum ada tanda tanda untuk dioperasikan.

Warga khawatir lambat laun kondisinya akan rusak, ditambah lokasi pasar berada dibawah tebing sehingga saat hujan selain aliran air dari atas bukit yang berpotensi longsor juga pelataran yang becek karena tidak dikonblog.

"Kalau memang untuk pasar kalangan kito senangla jadi lebih dekat dari pasar kalangan yang ado sekarang hampir Tigo kiloan, tapi io harus dipoles lagi untuk kenyamanan pedagang dan pembeli jugo," Jasnya.

Sementar itu, beberapa warga lainnya juga berkomentar terkait bangunan pasar tersebut.

Mereka khawatir pembangunan pasar ini akan bernasip sama dengan pembangunan pasar sebelumnya yang mubazir hingga dipenuhi semak belukar.

" Kalau emang sudah jadi cepatlah dipakek, agek kelamoan jadi lupo macam pasar yang lamo lamo tu mubazir bae," Jelasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved