Cara Unik Atasi Kendala Bahasa, Prostitusi di Jepang Menjamur Terimbas Meningkatnya Turis

"Ada tamu dari Indonesia yang pernah pakai jasa kami ini. Tampaknya juga puas dengan jasa yang kami berikan tersebut," ungkapnya.

Cara Unik Atasi Kendala Bahasa, Prostitusi di Jepang Menjamur Terimbas Meningkatnya Turis
Ilustrasi: Pekerjaan aneh di Jepang. (TFTI) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com di Jepang, Richard Susilo

TRIBUNJAMBI.COM - Para wanita yang disediakan Tanaka memang sangat berkelas layaknya artis dan model dengan tubuh ideal. Ada beberapa wanita yang wajahnya pun tidak ditutupi. Begitulah kondisi satu di antara prostitusi di Jepang saat ini.

Jumlah wisatawan asing yang masuk Tokyo kini semakin banyak, mencapai 15,9 juta orang dalam enam bulan pertama pada 2018.

Satu di antara dampak jumlah wisatawan meningkat, prostitusi di Jepang jadi kian menjamur.

"Ya lumayan banyak wisatawan yang memesan wanita panggilan kami saat ini," kata pemilik Tokyo Style, Tanaka, kepada Tribunnews.com, Kamis (9/8/2018).

Para wanita yang disediakan Tanaka memang sangat berkelas layaknya artis dan model dengan tubuh ideal. Ada beberapa wanita yang wajahnya pun tidak ditutupi.

Kalau dulu, Tanaka mengatakan sehari hanya beberapa saja pesanan. Namun, kini per hari sedikitnya sepuluh orang wanita sudah harus bisa dipasoknya ke sejumlah tamunya.

Baca: Iko Uwais di Mile 22 Curi Perhatian Dunia, Nih Trailer Filmnya di YouTube 3 Menit

Baca: Hadapi Suzuki Bandit 150, Yamaha V-Ixion Tampil dengan Wajah Baru

Baca: Komentar Marsha Aruan saat Ahmad Dhani akan Jual Rumah Rp 10 Miliar untuk Politik

"Cukup pusing juga saya dengan semakin banyak tamu karena harus meningkatkan jumlah wanita untuk menemani dan menghibur para tamu asing tersebut," kata dia.

Bagaimana dengan bahasa apakah tidak menjadi masalah?

"Wanita kita semua orang Jepang asli dan beberapa di antaranya bisa bahasa Inggris walaupun terpatah-patah. Tapi untuk sebuah kemesraan rasanya tidak pakai bahasa juga bisa lancar selama ini tak ada masalah," lanjutnya.

Halaman
12
Editor: duanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved