Warga Ngeluh Listrik Sering Padam, PLN Batanghari Sebut Karena Faktor Alam

"Tengokla kemaren PDAM jugo sempat macet, ruponyo mesinyo tebakar gara-gara PLN terkadang hidup kadang mati," kata warga benama Elma.

Warga Ngeluh Listrik Sering Padam, PLN Batanghari Sebut Karena Faktor Alam
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Kepala Rayon PLN Batanghari Ery Adityo 

Lappran Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Beberapa minggu terakhir pemadaman listrik oleh PLN di Kota Muara Bulian menjadi keluhan masyarakat, Kepala Rayon PLN angkat bicara. 

Sejak beberapa pekan terakhir pelanggan PLN Batanghari khusunya kawasan Muara Bulian, kerap mengalami pemadaman listrik yang menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Terutama bagi kalangan Ibu rumah tangga, seperti yang dikatakan Elma (31) warga Teratai, Kelurahan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari mengatakan, sejak listrik kerap padam tersebut tidak hanya mengganggu pekerjaan rumah saja namun juga banyak dampak lainnya.

"Terutama untuk masak nasi, dan keperluan lain yang berhubungan dengan listrik. Kito ni sudah terbiaso menggunakan listrik jadi susah kalo ado masalah macam ni," ujarnya kepada tribunjambi.com, Kamis (9/8).

Ditamabah pemadaman tersebut berlangsung cukup lama, dan berkali kali sehingga pekerjaan rumah yang niasanya dapat sekesai tepat waktu jadi tertunda dan terhambat.

"Misal kalo masak nasi biasonyo cuman berapo menit be, kini biso bejam-jam," tambahnya.

Dengan keadaan tersebut tidak sedikit pula masyarakat yang was was, pasalnya dampak dari pemadaman listrik juga sangat berpengaruh pada peralatan rumah termasuk elektronik yang rawan mengalami konslet.

"Tengokla kemaren PDAM jugo sempat macet, ruponyo mesinyo tebakar gara-gara PLN terkadang hidup kadang mati. Apolagi peralatan elektronik rumah," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Rayon PLN Batanghari Ery Adityo saat disambangi Tribunjambi.com mengatakan, menurutnya padamnnya listrik tersebut permasalahannya sama seperti sebelum-sebelumnya terkait gangguan alam dan teknis.

"Namun juga ada penyebab khusus, ini yang menjadi penyebab pemadaman lebih lama misal putus kabel akibat tiang ditabrak truk. Seperti pada akhir Juli lalu," ujarnya.

Untuk permasalahan tersebut dalam melakukan perbaikannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar, dan juga sangat berdampak pada pemadaman listrik itu sendiri.

"Untuk perbaikan kabel tadi memang membutuhkan waktu, dan juga pemadaman berkali kali. Ini mungkin yang banyak dikeluhkan masyarakat," jelas Ery.

Dirinya juga memastikan, untuk bulan ini semua permasalahan sudah diselesaikan dan jaringan listrik dapat kembali normal seperti sedia kala. Meskipun terjadi pemadaman tidak berlangsung lama, dikarenakan pengecekan rutin dan gangguan alam tadi.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help