Kasus Dugaan Korupsi Perumahan PNS Sarolangun Akan Masuki Tahap Baru

Dalam waktu dekat jaksa akan melimpahkan kasus tersebut ke Pengadilan Tidak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Kasus Dugaan Korupsi Perumahan PNS Sarolangun Akan Masuki Tahap Baru
Tribun Jambi/Dedy Nurdin
Penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi akhirnya menetapkan M Madel, mantan Bupati Sarolangun, sebagai tersangka kasus pembangunan perumahan PNS di Kabupaten Sarolangun 2005. Pemeriksaan berlangsung Senin (16/4). 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hingga saat ini, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi terus menggarap kasus dugaan korupsi Perumahan PNS Sarolangun. Kasus ini melibatkan Madel selaku mantan Bupati Sarolangun, Joko Susilo selaku mantan Ketua Koperasi Pemkasa dan Ferry Nursanti.

Kasus ini akan memasuki babak baru. Pasalnya, dalam waktu dekat jaksa akan melimpahkan kasus tersebut ke Pengadilan Tidak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Insyayadi, satu di antara jaksa yang menangani kasus tersebut mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan dakwaan untuk ketiga terdakwa sebelum dipersidangkan ke Pengadilan Tipikor Jambi.

"Kasus Madel Cs segera dilimpahkan ke pengadilan. Saat ini jaksa masih menyusun surat dakwaan," ungkapnya, Kamis (9/8/18)

Selain tengah menyusun berkas dakwaan, jaksa juga telah melakukan perpanjangan penahanan terhadap ketiga tersangka korupsi Perumahan PNS Sarolangun tersebut.

"Penahanannya juga sudah diperpanjang," sebutnya.

Sementara itu, terpisah, Penasihat Hukum (PH) Ferry Nursati, Rifki membenarkan kasus yang melibatkan kliennya itu. Ketika dikonfirmasi, kata dia, saat ini telah masuk ke tahap penyusunan dakwaan.

"Sudah masuk tahap dua. Dalam waktu dekat akan dipersidangkan," bebernya beberapa waktu lalu.

Dalam kasus ini, penyidik Kejati memeriksa saksi sebanyak 16 orang.

Informasi yang beredar, kasus ini juga telah menyeret sejumlah nama. Di antaranya, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Sarolangun, Hasan Basri Harun (HBH).

Selain HBH, dua terdakwa lain dalam kasus ini adalah Ade Lesmana Syuhada (ALS) yang tengah menjalani hukumannya di lapas kelas IIA Kota Jambi, dan Ferry Nursanti selaku rekanan. Ferry Nursanti sendiri status tersangkanya lepas setelah melakukan praperadilan.

Sebagai informasi, Dalam kasus ini, tedapat perencanaan pembangunan rumah PNS Sarolangun sebanyak 600 unit. Namun, yang terealisasi hanya 60 rumah.

Berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat dugaan korupsi pada pelepasan hak atas aset berupa tanah milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang luasnya 241.870 meter persegi dengan nilai sekitar Rp 12,09 miliar.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help