Perkelahian Maut di Lembah Masurai

''kalau dak melawan, mungkin aku yang dibunuh orang tu" Kakak dan Adik Tewas

"Aku nyesal nian. Tapi kalau dak melawan, mungkin aku yang dibunuh orang tu," tuturnya.

''kalau dak melawan, mungkin aku yang dibunuh orang tu
Tribun Jambi/Muzakkir
Dua tersangka perkelahian maut yang mengakibatkan dua orang kehilangan nyawa, saat berada di Mapolres Merangin, Jumat (10/8). 

Setelah mendapatkan parang itu, dia langsung menusuk perut UJ. Akhirnya, IC dan UJ tersungkur.

"Habis itu, aku dak ingat lagi. Yang jelas kepalanya luko, kakinyo jugo ado luko. Aku sudah kalap," kata Imlan, Jumat (10/8).

Setelah IC dan UJ tersungkur, Imlan terdiam dan memanggil warga lain untuk mengurusi korban. Setelah warga kumpul, dia disarankan warga untuk melarikan diri dari desa tersebut. Itu untuk menghindari amukan dari keluarga korban.

Baca: Kasus Dugaan Korupsi Perumahan PNS Sarolangun Akan Masuki Tahap Baru

"Dari kebun ke dusun itu sekitar limo jam. Dari sano aku ditulungi keponakan aku, terus ke puskesmas jahit tangan. Sudah itu aku naik travel dan nak bus Handoyo untuk balik ke Bengkulu," ungkapnya.

Mengaku tak sengaja

Kepada tribunjambi.com saat ditemui di Mapolres Merangin, Imlan mengatakan tidak sengaja untuk menghabisi nyawa adik kakak itu. Katanya, dia melakukan itu karena membela diri.

"Dak pernah nian aku mainin bini dio. Aku jugo punyo bini," kata Imlan.

"Aku nyesal nian. Tapi kalau dak melawan, mungkin aku yang dibunuh orang tu," tuturnya.

TRIBUN JAMBI DI  INSTAGRAM

Baca: Cara Kopassus Masuk dan Operasi di Negara Lain, Lebih Dihormati Dibanding Pasukan AS dan Israel

Baca: Misi Rahasia, Tahu-tahu Suami di Pesawat Terbang, Mengungkap Kehidupan Istri Anggota Kopassus

Baca: Sandiaga Uno Ngajak Selfie Prabowo, Lihat Ekspresinya Dapat Respon Netizen

Penulis: muzakkir
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help