Kasus Pembunuhan

Kasus Pembunuhan Pedagang Nasi Uduk, Pihak Kepolisian akan Lakukan Rekontruksi

Pihak Kepolisian Polsek Muarojambi akan melakukan rekontruksi kejadian perampokan yang menewaskan satu orang pemilik

Kasus Pembunuhan Pedagang Nasi Uduk, Pihak Kepolisian akan Lakukan Rekontruksi
Tribun Jambi/Samsul Bahri
Suasana di rumah korban perampokan yang menewaskan seorang pemilik warung nasi uduk. Peristiwa itu terjadi di Pal 12, Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Rabu (30/) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pihak Kepolisian Polsek Muarojambi akan melakukan rekontruksi kejadian perampokan yang menewaskan satu orang pemilik warung nasi uduk. Rekontruksi akan dilakukan Kamis (9/8). Informasi ini disampaikan oleh Kasipidum Kejaksaan Negeri Muarojambi, Bambang Harmoko.

"Iya, besok rencananya kita akan melakukan rekonstruksi kejadian perampokan di Pal 12 Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong yang telah membuat pemilik warung pecel lele yaitu Maryanto meninggal dunia," ujarnya.

Baca: Dana BOS Belum Turun, Sekolah Harus Berutang

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (30/5) sekira pukul 00.30 Wib. Korban yang meninggal bernama Maryanto (35) tewas ditembak oleh DP yang merupakan Warga Desa Sungai Bertam, RT 02 , Kecamatan Jaluko, Kab. Muarojambi.

DP ditangkap pada hari Kamis (31/5) sekira pukul 11.00 WIB oleh Opsnal Reksrim Polres Muarojambi dan Opsnal Reskrim Polsek Mestong di pinggir jalan raya, Jambi-Muara Bulian Desa Ness 8 A yang berkoordinasi dengan Polsek Batin 24, Kab. Batanghari.

"Kita baru lakukan rekontruksi karena mengingat pelaku baru sembuh, karena memang pada saat penangkapan pelaku melakukan perlawanan dan mendapatkan timah panas," ujar Bambang.

"Rekontruksi kita rencanakan akan dilakukan pada pukul 09.00 WIB," sambungnya.

Baca: Harga Komoditi Anjlok, Pemkab Tanjabtim Tak Bisa Berbuat Banyak

Baca: Kekerasan Terhadap Reporter Kompas TV, Aliansi Peduli Jurnalis Jambi Gelar Aksi Solidaritas

Penulis: syamsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help