Pilpres 2019

Tolak Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Ustaz Abdul Somad Memilih 'Berjuang' Disini

Dorongan untuk mendampingi Prabowo Subianto menjadi calon wakil presiden (cawapres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019,

Tolak Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Ustaz Abdul Somad Memilih 'Berjuang' Disini
Kolase
Ustaz Abdul Somad 

TRIBUNJAMBI.COM - Dorongan untuk mendampingi Prabowo Subianto menjadi calon wakil presiden (cawapres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, ditolak Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad memilih berjuang dalam dunia pendidikan.

Keputusan tersebut, menurut aktivis sosial Ratna Sarumpaet, harus dapat dihargai seluruh umat.

Baca: Shakira Aurum Derita Leukimia, Hal Ini yang Bisa Bikin Sang Ayah Sejenak Lupa Kesedihannya

Terlebih, keputusan mulia Ustaz Abdul Somad untuk terus mengedukasi masyarakat lewat tausiahnya, dibandingkan memilih kekuasaan yang menggiurkan dalam dunia politik.

"UAS memilih fokus di dunia pendidikan dan dakwah hingga akhir hayatnya. Alhamdulillah. Mari kita mendoakan dan menghormati Keputusan beliau," tulis Ratna Sarumpaet lewat akun twitternya @RatnaSPaet, Kamis (2/8/2018).

Lewat postingannya, dirinya turut melampirkan tautan sebuah portal berita, suarajatim.co.id.

Dalam laporan, Ustaz Abdul Somad mengaku menolak tawaran menjadi pendamping Prabowo Subianto ketika Tablig Akbar di Universitas Sultan Agung (Unissula), Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/7/2018).

"Doakan Ustadz Somad istiqomah jadi ustadz sampai mati. Ini ada dunia pendidikan dan dakwah. Biarkan Ustadz Somad fokus pada dunia pendidikan dan dakwah saja," ungkap Abdul Somad dikutip dari suarajatim.co.id berjudul 'Tolak Ijtima Ulama, UAS Bebas Dari Jebakan Politik Praktis, Rabu (1/8/2018).

Baca: Prabowo Maju Capres, Isu Pelanggaran HAM Kembali Dimunculkan, Ahok Pernah Bilang Begini

Sebelumnya, penolakan Ustaz Abdul Somad untuk menjadi cawapres disyaratkan lewat postingan Instagramnya, @ustadzabdulsomad pada Minggu (29/7/2018).

Dirinya menyebut pasangan terbaik adalah Prabowo-Salim Segaf Al Jufri yang disebutnya, Tentara-Ulama.

Halaman
12
Editor: suci
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved