Kebakaran Lahan

Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Betara

Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Betara. Kebakaran lahan tersebut terjadi di lahan gambut kebun kelapa sawit

Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Betara
Ist

Laporan Wartawan Tribun Jambi Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Betara. Kebakaran lahan tersebut terjadi di lahan gambut kebun kelapa sawit yang berumur kurang lebih 1 (satu) tahun dengan luas lahan kurang lebih 15 Hektar milik PT. Arta Mulia Mandiri.

Kebakaran lahan tersebut tepatnya terjadi di wilayah Rt. 06 Dusun Pematang Buluh, Desa Pematang Buluh Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat, Rabu siang (25/7) sekira pukul 11.00 WIB.

Proses pemadaman kebakaran dipimpin langsung Danramil 419 - 03 Tungkal Ilir Kapten Inf Rohandy didampingi oleh Kapolsek Betara Iptu Irwan, SH dan Camat Betara Toni Ermawan Putra, S.STP, M,SI serta petugas gabungan yang terdiri dari Polsek Betara, Koramil 419 - 03 Tungkal Ilir, BPBD Tanjab Barat, Manggala Agni, Dinas Perkebunan Tanjab Barat, RPK Distrik PT. WKS dan KMPA Desa.

Kapolsek Betara Iptu Irwan, SH saat dikonfirmasi dil okasi kejadian mengatakan, tidak ada korban jiwa atas kejadian kebakaran tersebut.

"Untuk asal api belum diketahui, saat ini masih dilakukan Penyelidikan dan Penyidikan oleh tim penanganan Karhutla Polres Tanjab Barat,” ungkap Kapolsek Betara Iptu Irwan, SH di lokasi kejadian kepada awak media.

Untuk proses pemadaman api, petugas gabungan menggunakan 7 unit alat mesin pemadam. Selain itu juga dibantu bom air dari udara menggunakan Heli Wather Boing Super Puma milik PT WKS.

Informasi yang didapatkan, api baru bisa dipadamkan oleh petugas gabungan sekira pukul 15.15 WIB. Setelah padam, petugas gabungan juga masih melakukan upaya pendinginan di lokasi kebakaran untuk melembapkan sekitar rambatan api.

Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat di wilayah hukum Polsek Betara untuk tidak melakukan pembakaran hutan atau membuka lahan dengan cara membakar, karena hal tersebut sangat membahayakan.

"Melakukan pembakaran lahan dan hutan bisa dikenakan sanksi hukuman yaitu berdasarkan undang undang No. 41 Tahun 1999 tentang kehutanan, bisa dikenakan sanksi kurungan 15 tahun penjara dan denda 15 miliar," pungkasnya.

Penulis: Darwin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved