Tak Mendaftar, Caleg Datangi KPU Hanya untuk Konsultasi Perbedaan Nama di KTP

Sampai dengan tanggal 13 Juli 2018 partai politik masih banyak yang belum mendaftarkan bacaleg mereka.

Tak Mendaftar, Caleg Datangi KPU Hanya untuk Konsultasi Perbedaan Nama di KTP
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Hari pertama pendaftaran calon legislatif DPRD Batanghari masih sepi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Hendri Dunan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Partai-partai peserta pemilu di Kota Jambi masih sebatas konsultasi di KPU Kota dan Provinsi Jambi. Partai yang memilih jadwal bersamaan berharap KPU mengatur waktu agar tidak bertabrakan.

Sampai dengan tanggal 13 Juli 2018 partai politik masih banyak yang belum mendaftarkan bakal caleg mereka. Masih ada waktu sampai dengan tanggal 17 Juli 2018.

Sanusi Zein, komisioner KPU Provinsi Jambi ketika dikonfirmasi Tribun, mengatakan belum ada tambahan partai yang mendaftar. Satu-satunya partai yang sudah mendaftar baru partai Berkarya.

"Sampai dengan kemarin belum ada tambahan partai yang mendaftar,"ucap Sanusi Zein, Jumat (13/7) .

Pihak KPU sendiri mengatakan bahwa sampai tanggal 16 Juli 2018 mendatang pihak KPU menerima pendaftaran caleg parpol hanya sampai pukul 16.00 wib. Sedangkan pada tanggal 17 Juli 2018 mereka akan membuka desk pendaftaran sampai dengan pukul 24.00.

"Pihak partai yang datang ke KPU rata-rata masih sebatas konsultasi mengenai pendaftaran. Baik partai atau individu,"ungkap Sanusi.

Untuk individu yang berkonsultasi ada yang mempertanyakan perbedaan penulisan nama pada akte kelahiran dan ijazah. Atau perbedaan alamat. Perbedaan penulisan nama di KTP dan Ijazah. Serta beberapa hal lain yang menjadi pertanyaan calon caleg.

"Ada beberapa yang berkonsultasi mengenai terjadinya perbedaan alamat, penulisan nama pada ijazah, akte kelahiran dan KTP,"ungkap Sanusi.

Lebih lanjut Sanusi mengatakan bahwa ada juga pihak partai melalui penghubung (LO) sudah mengkonfirmasi rencana kedatangan mereka.

Halaman
12
Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help