Operator Seluler Bakal Pusing Ladeni iPhone Terbaru, Mengapa?

Di waktu para pecinta produk Apple alias "fanboy" bersukacita dengan diluncurkannya iPhone terbaru dalam beberapa waktu mendatang.

Operator Seluler Bakal Pusing Ladeni iPhone Terbaru, Mengapa?
tribunnews
ilustrasi sim card 

TRIBUNJAMBI.COM - Di waktu para pecinta produk Apple alias "fanboy" bersukacita dengan diluncurkannya iPhone terbaru dalam beberapa waktu mendatang.

Operator seluler justru akan dibuat pusing oleh iPhone teranyar nanti. Mengapa demikian?

Sebuah laporan yang dipublikasikan oleh Barrons, seperti dilansir dari kompas.com, mengatakan bahwa kemungkinan besar iPhone yang akan diluncurkan dalam beberapa waktu mendatang bakal membawa sebuah terobosan baru. Kabar ini dikemukakan oleh Anthony Stoss, seorang analis pasar dari firma Craig-Hallum.

Menurutnya, Apple telah menyetujui kesepakatan dengan ST Microelectronics untuk memproduksi chip eSIM yang bakal dilekatkan pada motherboard iPhone.

Dengan adanya kesepakatan ini, Apple diprediksi akan meninggalkan kartu SIM tradisional dan menggantinya dengan eSIM untuk produk iPhone mendatang.

Sebagaimana kita ketahui, Subscriber Identification Module atau yang akrab kita sebut dengan istilah "kartu SIM", memiliki beberapa jenis berdasarkan ukuran yakni Nano, Micro, dan ukuran standar.

Yang paling banyak digunakan saat ini adalah Nano SIM karena ukurannya yang lebih kecil sehingga tidak memakan banyak tempat pada sebuah ponsel.

Bedanya, eSIM tidak memiliki bentuk fisik seperti kartu SIM pada umumnya. eSIM dibuat tertanam dalam sebuah perangkat dan sulit untuk bisa dibongkar-pasang. Lantas apa ruginya untuk operator?

Dikutip dari KompasTekno, Sabtu (14/7/2018). eSIM memang menjadi momok yang cukup mengkhawatirkan dalam beberapa tahun belakangan.

Pasalnya, meski eSIM dibuat tertanam dalam perangkat dan sulit untuk dilepas, pengguna malah dibuat lebih mudah jika ingin beralih dari satu operator ke operator lainnya.

Pengguna dapat menggunakan software tertentu untuk berganti-ganti operator. Jadi cukup dengan mendaftarkan eSIM untuk penawaran paket dari berbagai operator, dengan mudah pengguna bisa bergonta-ganti layanan.

Tentu saja seiring dengan hadirnya teknologi baru, maka operator harus segera bersiap diri. Dan pastinya modal yang akan digelontorkan untuk persiapan ini tidaklah sedikit. Apalagi tercatat beru segelintir operator seluler di dunia yang sudah benar-benar siap dengan terobosan ini.

Kendati demikian, belum ada konfirmasi dari pihak Apple apakah kabar tersebut benar adanya. Jika benar, maka operator harus segera bersiap diri.

Pasalnya besar kemungkinan untuk beberapa tahun ke depan, eSIM bakal menjadi teknologi populer dan digunakan secara massal oleh para pembuat smartphone.

Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved