Selamatkan Ibu Hamil dari Serangan Campak dan Rubella, Dinkes Sungai Penuh Siapkan 3000 Vaksin

Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Kesehatan mengelar Advokasi dan Sosialisasi Kampanye Measles Rubella (MR) Tahun 2018.

Selamatkan Ibu Hamil dari Serangan Campak dan Rubella, Dinkes Sungai Penuh Siapkan 3000 Vaksin
Tribun Jambi/Heru
Dinas Kesehatan mengelar Advokasi dan Sosialisasi Kampanye Measles Rubella (MR) Tahun 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Kesehatan mengelar Advokasi dan Sosialisasi Kampanye Measles Rubella (MR) Tahun 2018.

Acara yang bertempat di Aula BKPSDM itu menghadirkan narasumber dari Unicef perwakilan Jambi dan Bangka Belitung Tati Yusita, Kamis (12/7/2018).

Pantauan Tribunjambi.com, acara tersebut dihadiri para Kepala Pukesmas serta para peserta yang terdiri dari Petugas Imunisasi Pukesmas dan kader PKK.

Tati Yusita dalam paparannya menyampaikan, bahwa kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) adalah suatu kegiatan imunisasi secara masal. Yakni sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun.

“Ini merupakan tangung jawab kita bersama dalam memeranginya. Untuk ujung tombak dalam pencegahan secara teknis serta memastikan tingkat cakupan dan kualitas imunisasi adalah petugas pukesmas,” sebutnya.

Virus Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak. Akan tetapi bila menular pada ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan juga sangat berbahaya.

"Virus ini dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Kongenital,” sambungnya.

Sementara itu Kadis Kesehatan melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Bismar Sandra menyebutkan bahwa untuk pelaksanaan imunisasi tersebut akan dimulai pada bulan Agustus sampai September.

"Untuk data sementara sebanyak 3.451 Vaksin telah kita siapkan dari 27604 orang yang akan diberikan imunisasi secara gratis di Kota Sungai Penuh,” sebutnya.

Bismar menjelaskan penyakit campak ini berbahaya bagi bayi karena bisa menyebabkan cacat, tuli, kebutaan dan hidrosipalus. Akan tetapi bila menular pada ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, virus ini dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan.

“Yang kita takutkan penyakit rubella menyerang ibu hamil. Virus ini dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Ini yang kita khawatirkan,” ucapnya.

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved