15 Juli Pedagang Pasar Parit Satu Direlokasi, Pedagang Menolak Pindah ke Ruko

Masayarakat Kuala Tungkal khususnya pedagang mengeluh lantaran akses ke pasar Parit Satu sulit.

15 Juli Pedagang Pasar Parit Satu Direlokasi, Pedagang Menolak Pindah ke Ruko
Tribun Jambi/Darwin
Pasar di Kuala Tungkal 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Masayarakat Kuala Tungkal khususnya pedagang mengeluh lantaran akses ke pasar Parit Satu sulit.

Sebagian pedagang mengaku siap untuk pindah dan berjualan di tempat baru. Pemerintah berencana akan merelokasi pedagang tersebut pada tanggal 15 Juli mendatang.

"Sebagai pedagang dan masyarakat setuju bila dipindahkan," ujarnya Baharudin, pedagang udang , Kamis (12/7).

Namun dia menyebutkan ada keluhan yang dirasakan pedagang hingga kini. Diantaranya sulitnya akses jalan yang masih terbatas ke pasar ikan pasar Parit Satu.

Terkait larangan tidak boleh berjualan, sebagai ketua Rt dia juga mengatakan apabila berjualan siap dikenakan sanksi dan siap untuk dipanggil.

Selain itu dia mengatakan terkait pasar tersebut sudah dapat dibilang layak. Namun lapak di pasar tersebut hanya untuk pedagang sayur. Sementara untuk pedagang selain sayur membuat lapak sendiri.

"Dibutuhkan dana sebesar satu juta diperkirakan untuk buat lapak," ungkapnya.

Berbeda dengan Baharudin, seorang pedagang lainnya yang tak mau menyebutkan namanya mengakui tak mau pindah. Alasannya dia sudah sejak lama berjualan di areal tersebut, kemudian dikarenakan lokasi sekarang berjualan adalah ruko.

"Dak payah nak pindah, sudah lama disini jualan. Kami pakai ruko inilah. Kalau dilarang ya kami dak jualan lah," ungkapnya.

Terkait pemindahan pedagang tersebut, Bupati Tanjab Barat mengatakan hal itu untuk menjaga keamanan, keindahan dan ketertiban. Oleh karenanya bupati akan melakukan penertiban terhadap pedagang ataupun pembeli.

"Jadi kedepan aturan kita mainkan. Jadi kalau besok kami sudah rigit beton jalan itu jangan coba-coba berjualan dijalan," ujar Safrial.

Dia mengatakan akan mengenakan sanksi tegas kepada pedagang mau pembeli yang beraktivitas di pasa tersebut.

Oleh karena itu dia berharap semua pihak sama-sama bekerjasama untuk menciptakan kota Tungkal yang bersih dan aman.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help