Ini Modus RS, Siswa SMP yang Buat Laporan Palsu di Polsek Pelawan Singkut

Modusnya sebagai korban Curas dan akan digunakan untuk mengklaim asuransi, ” papar Kapolsek.

Ini Modus RS, Siswa SMP yang Buat Laporan Palsu di Polsek Pelawan Singkut
Tribun Jambi/Wahyu Herliyanto
RS, terpaksa diamankan polisi karena membuat laporan palsu 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - RS yang diamankan satuan reskrim Polsek Singkut, merupakan pelajar yang masih duduk di bangku SMP. Ia tinggal di Desa Sungai Gedang, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, S.IK, M.AP melalui Kapolsek Pelawan Singkut IPTU A Soekany Daulay, S.H, M.H menjelaskan, menanggapi laporan yang dibuat pelaku (RS), bahwa dirinnya telah mengalami pencurian, petugas melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca: Buat Laporan Palsu, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

"Namun terdapat kejanggalan, setelah diinterogasi oleh penyidik. Akhirnya pelaku RS mengaku telah membuat laporan palsu. Modusnya sebagai korban Curas dan akan digunakan untuk mengklaim asuransi, ” papar Kapolsek.

Selanjutnya kata Kapolsek, berdasarkan laporan palsu yang dibuat, petugas lansung mengamankan pelaku RS pada Minggu (8/7/18) lalu, dengan Laporan Polisi yang dibuat oleh salah satu Anggota Polsek Pelawan Singkut dengan nomor LP/ A- 08 /VII/2018/JAMBI/RES SAROLANGUN/SEK PEL. SINGKUT tanggal 8 Juli 2018.

Baca: Manajer PLN: Listrik Mati Tiga Kali Sehari di Mestong Tidak Benar

“Kini Pelaku dan barang bukti satu lembar STNK, satu bilah pisau, satu unit motor, Tanda Bukti Lapor dan Laporan Polisi nomor : LP/B-46/VII/JAMBI/RES SAROLANGUN/SEK PEL.SINGKUT, tanggal 7 Juli 2018 tentang adanya dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan yang dibuat oleh pelaku diamankan di Polsek Pelawan Singkut guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” terang Kapolsek.

Akibat perbuatannya, RS bakal dijerat dengan Pasal 242 KUHP tentang Sumpah Palsu atau Keterangan Palsu dengan kurungan penjara maksimal tujuh tahun penjara.(*)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help