Bupati Syahirsah Ancam Copot Jabatan ASN yang Terlibat Narkoba

"Kalau ASN kita akan proses. Bagaimana nantinya sesuai dengan laporan dari pihak BNN dan prosedurnya yang berlaku ," jelas bupati.

Bupati Syahirsah Ancam Copot Jabatan ASN yang Terlibat Narkoba
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Bupati Batanghari, Syahrisah mengancam memecat ASN yang terlibat narkoba 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Bupati Batanghari, Syahirsah, menegaskan kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak bermain dengan narkoba. Hal itu disampaikannya dalam memperingati Hari Anti Narkotika Internasional, Kamis (12/7).

"Selaku Bupati Batanghari, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Batanghari agar menjauhi narkoba. Jangan terlibat dalam kasus narkoba," sebut Syahirsah, usai upacara.

Syahirsah berharap ke depannya, tidak ada yang tersandung kasus narkoba. Baik itu pengguna apa lagi pengedar. Termasuk bagi instansi pemerintahan terutama ASN.

Baca: Kapolres Menangis Saat Dicopot Dari Jabatannya Karena Dugaan Selingkuh Dengan Staf

"Kalau ASN kita akan proses. Bagaimana nantinya sesuai dengan laporan dari pihak BNN dan prosedurnya yang berlaku ," jelas bupati.

Dirinya juga menegaskan kepada para ASN dilingkup Kabupaten Batanghari jika ada yang terbukti tersandung kasus narkoba, maka sangsi tegas akan diberikan hingga pencopotan jabatan.

"Jika dia mempunyai jabatan, maka pertama jabatannya akan kita copot," bilang Syahirsah.

Baca: Gadis 12 Tahun Asal Medan Pulang Setelah 5 Hari Sebut Disekap Pria Botak, Diberi Makan Sekali Sehari

Ketika disinggung terkait ASN nya yang pernah tersandung narkoba dan kasusnya saat ini masih bum jelas, terhadap salah satu ASN Batanghari di Dinas Satpol PP atas nama Edi Codet, yang sekarang menjadi TO karena terduga pengedar di Kecamatan Batin XXIV.

Bupati mengatakan, sejauh ini pastinya kita akan pantau karena yang terkait tidak pernah masuk kerja.

"Kita lihat hingga enam bulan. Saya juga masih menunggu laporan dari BNNK. Dia tidak punya jabatan, kalau ada sudah pasti kita copot, masa Satpol PP jadi pengedar," pungkas Bupati. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved