Asian Games 2018

Tiga Wasit Asal Jambi Akan Berpartisipasi di Asian Games, Ini Nama-namanya

Tiga wasit soft tennis asal Jambi akan berpartisipasi dalam ajang olahraga bergengsi Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta

Tiga Wasit Asal Jambi Akan Berpartisipasi di Asian Games, Ini Nama-namanya
tribunjambi/nurlailis
Mereka adalah David Iqroni, Roli Mardian yang merupakan dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Jambi dan Restu Diyanto, kepala sekolah MAN Kuala Tungkal menjadi wasit asal Jambi di Asian Games 2018.

Roli Mardian menambahkan harapannya pada soft tennis di Jambi agar bisa berkembang. "Semoga kedepannya bisa muncul pengurus soft  tennis kabupaten sehingga kompetisi meningkat, setelah itu akan berpengaruh pada kuantiti pelatih. Seiring dengan hal itu jumlah wasit juga meningkat. Karena ada banyak pemain tenis berbakat di Jambi," ungkapnya.

Selama ini sebagai dosen kegiatanya memang banyak mengajar di kampus. Ia mengawali karir sebagai wasit pada 2010. Iapun pencetus school game di Unja yaitu semacam PON. Ada enam cabor yang diperlombakan.

Baca: Jalani Ujian Semester, Ini Imbauan Pihak Pengajar pada Mahasiswa STIKBA Jambi

Baca: STIKBA Jambi Dapat Hibah Gedung Laboratorium dari Kemenristek Dikti

Baca: Realisasi PAD Kota Jambi Sudah Capai 56 Persen

"Ada banyak even yang udah diikuti. Basic kita memang di tenis lapangan, hanya penyesuaian dengan soft tennis ini," ungkapnya.

Perbedaan antara tenis lapangan dan soft tennis adalah penggunaan bola karet yang lentur dan lebih ringan dibandingkan bola tenis biasa yang keras dan memiliki kecepatan tinggi apabila dipukul. 

Selama menjadi wasit ia juga memiliki suka duka. Ia menceritakan kejadian suka yang ia rasakan adalah saat berangkat mengikuti beberapa even besar. Terakhir ia berpartisipasi dalam Pon tenis remaja Indonesia. Ia juga suka karena bisa bertemu teman baru dan ilmu baru.

"Dukanya meninggalkan keluarga dan tugas di sini. Sebagai wasit kita tidak bisa menikmati permainan karena dituntut sebagai wasit ya harus fokus. Sulit sekali kalau ada pemain favorit yang main.Kita ga bisa ikut euforia seperti penonton," ungkapnya.

 Sementara hal yang paling berkesan selama jadi wasit menurutnya karena sebagai wasit harus benar-benar adil memutuskan sesuatu, tidak boleh berpihak.

Baca: Kepesertaan BPJS Kesehatan, Kota Jambi Diurutan Pertama

Baca: Tersangka Pungli CPNSD K2 Didakwa di Pengadilan Tipikor Hari Ini, Pengacara Ajukan Eksepsi

Baca: Hadiri Halal Bihalal IKBJ di Batam, Wabup Amir Sakib Bilang Harus Saling Mendukung

Baca: HUT ke-50, Jajaran Pimpinan BPJS Kesehatan Layani Langsung Masyarakat

 

Penulis: Nurlailis
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved