Tanjab Barat Kekurangan Ribuan PNS

Saat ini di Kabupaten Tanjab Barat memiliki sebanyak 4.665 PNS. Sedangkan tenaga kontrak dan honorer sebanyak 4200 orang.

Tanjab Barat Kekurangan Ribuan PNS
tribunjambi/darwin
ASN di Tanjabbar 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kekurangan ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang meliputi pegawai struktural dan fungsional di tenaga kesehatan dan pendidik.

Pemkab Tanjab Barat saat ini masih kekurangan sekitar 3500 lebih aparatur sipil Negera. Dan, kekurangan Aparatur sipil negara (ASN) tersebut paling banyak meliputi pegawai struktural dan fungsional yakni tenaga kesehatan, tenaga pendidik (guru) dan teknisi lainnya.

Kepala BKSDM Tanjab Barat, Encep Jarkasih mengatakan, jumlah ASN di Kabupaten Tanjab Barat masih kurang. Saat ini di Kabupaten Tanjab Barat memiliki sebanyak 4.665 PNS. Sedangkan tenaga kontrak dan honorer sebanyak 4200 orang.

Baca: Penyidik KPK Datangi Lapas Jambi. Empat Terpidana Kasus Uang Ketok Palu Kembali Diperiksa

"Berdasarkan rasio kebutuhan selama ini, kekurangan abdi negara itu mencapai 3.500 ASN lebih," sebut Encep, Rabu (11/7).

Umumnya kata Encep, yang paling dibutuhkan adalah tenaga pendidik, tenaga kesehatan seperti dokter, bidan, perawat, dan juga teknisi lainnya yang selama ini masih kekurangan.

Mengatasi hal tersebut, dirinya menyebutkan telah membuat pengajuan penambahan ASN ke pemerintah pusat dari tahun 2016 lalu dan hingga kini terus dilakukan.

Baca: Hadiri Upacara HUT Bhayangkara Ke 72, Bupati Muarojambi Harap Polisi Terus Bersinergi

Alasannya juga disamping jumlah ASN yang sangat minim dan juga setiap tahunnya ada puluhan ASN yang memasuki masa pensiun.

Dan, untuk mengisi kekosongan ASN tersebut, Pemkab Tanjab Barat masih menggunakan tenaga honor dan sukarela. Dengan pembiayaan melalui APBD. Sedangkan untuk guru dengan menggunakan Bantuan Operasional Sekolah.

Baca: Bupati Kerinci Sesalkan Sikap RSU Mayjen H.A Thalib yang Minta Bayar Dulu ke Pasien

Kebutuhan ASN itu tersebut dipenuhi secara bertahap, namun untuk tahun 2018 ini pihaknya belum mendapat informasi pasti dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengenai rekruitmen CPNS.

Sementara terkait wacana rasionalisasi ASN tersebut hingga kini Pemkab masih menunggu keputusan dari MENPANRB.(*)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help