Buntu, Mediasi Petani dengan PT Kaswari yang Difasilitasi Pemkab Tanjabtim Diagendakan Ulang

Bahkan, pada pertemuan di Ruang Pola Kantor Bupati ini, perwakilan BPN mengeluarkan statement yang mengagetkan.

Buntu, Mediasi Petani dengan PT Kaswari yang Difasilitasi Pemkab Tanjabtim Diagendakan Ulang
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI
Pertemuan petani dengan PT Kaswari yang difasilitasi Pemkab Tanjabtim, tidak membuahkan hasil. Dan, pertemuan akan diagendakan ulang. 

"Jadi saya minta ketegasan Pemerintah, putuskan saja, katakan saja yang mana benar dan yang mana salah," lanjutnya.

Menyikapi hal itu, Asisten I Setda Tanjab Timur, Suejipto mengatakan, realissi 20 persen lahan menjadi plasma itu adalah ketentuan dan wajib dilaksanakan. Tapi, ada juga kewajiban yang harus direalisasikan masyarakat kepada perusahaan agar plasma itu direalisasikan. Salah satunya penyerahan lahan kepada perusahaan untuk dibangun.

Baca: Realisasi PAD Kota Jambi Sudah Capai 56 Persen

"Dan, ini semua sudah tertuang dalam MOU. Persoalannya apakah perusahaan dan masyarakat sudah menjalankan apa yang tertuang dalam MOU," kata Suejipto.

Sementara itu, Kondoran Harahaf, perwakilan Management PT. Kaswari Unggul mengatakan, perusahaan tetap berkomitmen dalam hal pelaksanakan amanah Permentan Nomor 98 Tahun 2013, tentang kewajiban Perusahaan merealisasikan plasma sebesar 20 persen.

Baca: Ini Target Gerindra dan Demokrat Batanghari di Pileg 2019

Tapi sebelum itu direalisasikan tentu ada kewajiban yang harus dilaksanakan, dan itu sesuai dengan MUO. Diantaranya, Kelompok tani menyediakan bidang-bidang lahan yang akan dibangun plasma dan pembentukan Koprasi untuk mempermudah jalur koordinasi realisasi Plasma kedepannya.

"Kalau ini direalisasikan kami sangat berterimakasih. Bahkan, kami yang akan menuntut ini ke management jika plasma tidak direalisasikan, tapi nyatanyakan tidak," tegasnya.(*)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved