Home »

Jambi

» Bungo

Bangun Jembatan Duplikat, Sungai Batang Bungo Ditimbun, Prasetyo: Saya Tak Pernah Keluarkan Izin

Lebih dari setengah lebar Sungai Batang Bungo ditimbun tanah, pada Selasa (10/7).

Laporan Wartawan Tribun Jambi Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Lebih dari setengah lebar Sungai Batang Bungo ditimbun tanah, pada Selasa (10/7).

Penimbunan ini dilakukan atas nama pembangunan duplikat jembatan Batang Bungo. Timbunan digunakan untuk mempermudah alat berat memasangkan paku bumi untuk pembangunan jembatan.

Beberapa warga menonton pembangunan itu tiap sore. Salah satu warga khawatir penimbunan sungai akan membikin banjir, terlebih pada Selasa (10/7) dini hari hujan lumayan lama.

Aliran sungai ditimbun sekitar 70 persen. Sedangkan panjang jembatan yang akan dibangun sekitar 90 meter.

Prasetyo selaku kadis Lingkungan Hidup Bungo mengatakan tidak pernah mengeluarkan izin, soal membendung air sungai Batang Bungo. Selain itu juga tidak pernah sama sekali adanya pengajuan kajian lingkungan akibat dampak dari aktivitas tersebut.

“Tidak ado kito mengeluarkan izinnyo, rekomendasi pun hingga hari ini tidak pernah kito terimo,” katanya, pada Selasa (10/7).

Selain itu penutupan badan sungai ini diduga melanggar Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).

Pembangunan duplikasi jembatan Batang Bungo ini menggunakan APBN seniai 27,8 miliar. Nilai ini tercantum dalam LPSE.

Sementara itu Mardian selaku kabid Binamarga PU Bungo mengatakan penimbunan itu hanya sementara. "Agek dibongkar lagi. Dampaknya tidak ada terhadap lingkungan," ungkapnya.

Mardian mengatakan kalau ada masalah kontraktor bertanggung jawab. Jika kontraktor mengatakan PU, dia mengatakan itu ke PU provinsi atau PU pusat. "Dak ado hubungan ke kito. Kito cuma tanggung jawab moral bae," katanya.

Mardian mengklaim itu sudah dikaji. "Kementrian PU dan Lingkungan samo-samo bantu," ungkapnya.

Kontrakor yang mengerjakan dari PT Duta Permata Lestari, dengan konsultan PT Surya Marzq Konsultindo JO PT Parama Karya Mandiri. Saat ini aliran sungai yang ada hanya tersisa sekitar 10 meter.

Wahab selaku pihak kontraktor duplikat jembatan Batang menjelaskan singkat penimbunan sebagian besar sungai Batang Bungo tersebut.

“Tidak dibendung semua. Hanya sebagian, kemarin air naik aman. Kalau masalah izin kamu tanya ke PU aja atau ke Konsultan. kita hanya melaksanakan pekerjaan,” katanya.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help