Teka-teki Kematian Ardi, Antara Dibunuh dan Bunuh Diri

Sehabis zuhur Eza, seorang perempuan menggunakan brokat biru dan jilbab pink berjalan cepat menuju rumah Ardi Rismanata.

Teka-teki Kematian Ardi, Antara Dibunuh dan Bunuh Diri
Tribun Jambi/Jaka HB
warga dan petugas kepolisian datangi di rumah Ardi yang jadi lokasi bunuh diri 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Sehabis zuhur Eza, seorang perempuan menggunakan brokat biru dan jilbab pink berjalan cepat menuju rumah Ardi Rismanata (25) di perumahan Graha Sungai Buluh Indah.

Dia masuk diantara kerumunan pintu depan rumah Ardi dan meraung. Suara tangisnya terdengar sampai luar, dia ingin memeluk Ardi yang sudah menjadi mayat, Senin (9/7).

Eza menunjukkan wajah bersedih dan dipeluk beberapa perempuan di tempat tersebut. Sambil meratap dia mengatakan bahwa Ardi sempat mengirim pesan WhatsApp ingin bunuh diri.

Jenazah Ardi yang sudah kaku pun diangkut ke atas ambulans. Dagunya terlihat luka seperti habis dihantam benda tumpul, kakinya berdarah. Sebelumnya Ardi ditemukan gantung diri di rumahnya.

Semua ketahuan ketika Andika yang diperintah pimpinan di tempat kerjanya, Toyota Bungo, melihat Ardi ke rumahnya. "Orang pada heran, biasanya kalau Ardi gak datang ada kasih kabar," kata Andika, rekan kerja satu kantor Ardi.

Lantas dia pergi ke rumah Ardi. Lampu rumah Ardi terlihat masih menyala. Baik di dalam atau luar rumah. Andika kemudian bertanya pada tetangga.

"Katanya kalau dia tidur memang susah dibangunin. Tapi kata tetangganya disuruh lihat dari ventilasi, mungkin sedang tidur atau gimana," kata Andika.

Dia pun mengambil kursi dan melihat dari ventilasi. Andika terkejut ketika melihat Ardi tergantung di kusen ventilasi kamarnya. Dia tergantung, tapi kakinya menyentuh tanah dan tertekuk. Lehernya tercekik di bagian belakang, kepala Ardi mendongak ke atas.

Andika kemudian memberi tahukan pada para tetangga. Setelahnya ramailah warga menonton, polisi, tentara, camat sekaligus RT berdatangan.

Halaman
12
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help