BI Naikkan Suku Bunga, Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Bank Indonesia terus berupaya menjaga kestabilitasan nilai tukar rupiah untuk menghadapi kenaikan nilai dolar

BI Naikkan Suku Bunga, Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Malaymailonline
Ilustrasi. Kurs dolar terhadap rupiah 

Laporan wartawan Tribun Jambi Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bank Indonesia terus berupaya menjaga kestabilitasan nilai tukar rupiah untuk menghadapi kenaikan nilai dolar baru baru ini.

Salah satu cara menjaga kestabilan rupiah yaitu menaikan suku bunga acuan.

Bayu Martanto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, mengatakan menguatnya nilai tukar dolar terhadap Rupiah dikarenakan faktor eksternal.

"Di mana pertumbuhan ekonomi di Amerika masih kuat, namun mereka memandang ada ancaman inflasi, sehingga Bank Sentral Amerika bulan Juni lalu menaikkan suku bunga acuan," ujarnya.

Ia mengatakan, dampaknya tidak hanya dirasakan Indonesia saja namun juga berdampak pada negara lainnya. Nilai tukar dolar juga semakin menguat di beberapa negara.

Langkah yang diambil Bank Indonesia dengan menaikkan suku bunga, maka Indonesia bisa bersaing dengan Amerika yang terlebih dahulu menaikkan suku bunga. Sehingga nilai tukar Rupiah bisa lebih stabil.

"Ada kemungkinan di akhir 2018 negara Amerika masih akan menaikkan suku bunga, rencananya terjadi sebanyak dua kali. Jadi ini mengakibatkan ada ketidakpastian dari lingkup ekonomi global, untuk mengantisipasi hal tersebut, Bank sentral di beberapa negara dunia menaikkan suku bunga untuk menjaga kompetitifnes. Termasuk Indonesia," jelasnya.

Dikatannya sebenarnya kondisi ekonomi di Indonesia masih bagus. Namun dengan cara Indonesia ikut menaikkan suku bunga, maka akan menjadi mengurangi daya saing Indonesia dalam posisi tetap. Hal inilah yang menjadi latar belakang BI memutuskan untuk menaikkan tingkat suku bunga sebanyak 0,5 atau 50 basis poin menjadi 5,25 persen.

Kenaikan suku bunga tersebut merupakan langkah lanjutan Bank Indonesia untuk secara pre-emptive, front-loading dan ahead of the curve. Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati perkembangan dan prospek perekonomian baik domestik maupun global, untuk memperkuat respons bauran kebijakan yang perlu ditempuh.

Bank Indonesia meyakini sejumlah kebijakan yang ditempuh dapat memperkuat stabilitas ekonomi khususnya stabilitas nilai tukar Rupiah. (*)

Penulis: fitri
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved