Sungai Teluk Dawan Terkenal Bahaya, Rumah Buaya Ganas di Jambi

Menurut keterangan sejumlah warga, peristiwa buaya menerkam manusia sudah beberapa kali terjadi di kawasan Sungai Teluk Dawan.

Sungai Teluk Dawan Terkenal Bahaya, Rumah Buaya Ganas di Jambi
Bocah nyaris tewas setelah diterkam buaya di Sungai Teluk Dawan tak jauh dari rumahnya, sabtu (7/7) sekira pukul 22.30 Wib malam 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Menurut keterangan sejumlah warga, peristiwa buaya menerkam manusia sudah beberapa kali terjadi di kawasan Sungai Teluk Dawan.

Salah satu anak sungai Batanghari di Kabupaten Tanjung Jabung Timur ini terkenal banyak dihuni buaya karena lokasinya banyak ditumbuhi rerumputan lahan gambut dan berair tenang.

Selain itu sebagian rumah warga di daerah ini  berada di pinggir sungai. Sehingga warga banyak melakukan aktivitas di sungai ini.

Pada Maret 2012 lalu, kasus manusia dimakan buaya juga terjadi di sungai ini. Korbannya adalah Syamsul (62) warga Teluk Dawan, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Syamsul diketahui sempat hilang akibat dimakan buaya di daerah itu. Kejadian tragis itu bermula saat korban usai menghadiri acara yasinan pada Kamis (15/3) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat itu, korban sedang buang hajat di pinggir sungai.  Tiba-tiba korban diseret seekor buaya dari pinggir sungai. Usai kejadian, sejumlah warga bersama aparat kepolisian setempat langsung melakukan upaya pencarian. Namun hingga, Jumat dinihari, ia belum juga ditemukan.

Akhirnya, hingga Jumat siang sekitar pukul 15.00 WIB, korban berhasil ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Pada tahun 2009, Samsuar (40), warga setempat juga hilang dimakan buaya di Sungai Teluk Dawan saat sedang mandi. Korban ditemukan pada Sabtu (11/7) sekitar pukul 13.00 WIB dalam kedaan meninggal dunia.

Korban Samsuar merupakan warga RT 2 Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Muarasabak Barat, Kabupaten Tanjabtim, diketahui hilang saat sedang mandi di Sungai Teluk Dawan usai membongkar kayu-kayu jembatan kecil bersama beberapa temannya. Korban dimakan buaya, karena sungai tersebut dikenal banyak buayanya.

Peristiwa itu berawal saat Samsuar selesai membongkar kayu untuk jembatan, kemudian korban langsung mandi dengan menceburkan diri ke Sungai Teluk Dawan.

Di saat sedang asyik mandi itulah tubuh korban langsung digigit buaya, korban berusaha meronta, namun gigitan buaya lebih kuat dan buaya itu membawa tubuh korban ke dalam air. Warga yang melihat kejadian itu tak kuasa membantu, buaya itu sangat brutal dan membawa tubuh korban ke dalam air.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved