Kekurangan Pegawai, 97 ASN di Tanjabbar Pensiun Tahun Ini

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat 97 ASN akan memasuki usia pensiun.

Kekurangan Pegawai, 97 ASN di Tanjabbar Pensiun Tahun Ini
tribunjambi/darwin
ASN di Tanjabbar 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Darwin Sijabat 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Tahun 2018, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) akan memasuki masa pensiun.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat 97 ASN akan memasuki usia pensiun.

"Paling banyak yang memasuki batas usia pensiun di dominasi dari tenaga guru dan tenaga kesehatan," tutur Encep Jarkasih, Kepala BKPSDM Tanjabbarat beberapa saat lalu. 

Dijelaskannya, rata-rata di tahun ini ASN yang memasuki pensiun dari berbagai instansi, baik instansi kesehatan, guru, serta instansi di lingkup Pemkab Tanjab Barat.

Diakuinya, di tahun ini yang paling banyak yang memasuki batas usia pensiun di dominasi dari tenaga guru dan tenaga kesehatan. 

Dilanjutkan Encep, 97 ASN yang memasuki batas usia pensiun tersebut terdata dari bulan Januari hingga bulan Agustus 2018.

Jika dibandingkan dengan jumlah angka ASN yang pensiun pada tahun 2017 dibulan yang sama angka ini sedikit mengalami kenaikan. 

"Tahun 2017 lalu terdapat sebanyak 91 ASN yang pensiun," ujarnya. 

Menurutnya, ASN pensiun ini akan berdampak, tentunya akan membuat kapasitas para ASN di Kabupaten Tanjab Barat setiap tahunnya selalu berkurang.

Untuk mengisi kekosongan ASN tersebut, Pemkab Tanjab Barat masih tetap menggunakan tenaga honor dan sukarela. Terkait pembiayaannya yaitu melalui APBD. Sedangkan untuk guru dengan menggunakan Bantuan Operasional Sekolah.

Di lingkungan pemerintah Tanjab Barat, jumlah ASN sebanyak 4.073 orang dan ditambah jumlah TKK sebanyak 4.353 orang.  Rincian tenaga di Dinas pendidikan 1.870 pengajar. Dan saat ini pemkab Tanjab Barat masih kekurangan ASN.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help