Pilih Sunat atau Tidak Sunat? Ini Dia Perbedaannya Saat Berhubungan di Ranjang

- Sunat mungkin adalah prosedur pembedahan elektif yang paling sering dilakukan pada pria

Pilih Sunat atau Tidak Sunat? Ini Dia Perbedaannya Saat Berhubungan di Ranjang
Shutterstock
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Sunat mungkin adalah prosedur pembedahan elektif yang paling sering dilakukan pada pria. Sederhananya, sunat dapat digambarkan sebagai pengangkatan kulit kulup penis, alias preputium.

Sunat biasanya tidak diwajibkan secara medis, namun dapat dilakukan untuk berbagai alasan (tradisi budaya, keyakinan agama, kebersihan pribadi).

Pertanyaannya kemudian, apakah “bebas kulup” benar mempengaruhi gairah — untuk pria atau wanita? Benarkah penis yang disunat lebih sehat? Apa bedanya penis yang disunat dan tidak?

Satu-satunya perbedaan antara penis yang disunat dan tidak adalah, penis yang tidak disunat masih memiliki kulup yang menempel di ujung kepala penis.

Sementara, yang disunat tidak. Selain itu, tidak ada lagi karakteristik fisik spesifik yang membedakan keduanya.

Bagaimana dengan cara kerja atau sensasi yang didapat dari keduanya?

1. Sensitivitas Penis yang tidak disunat Kulup mewakili setidaknya sepertiga dari kulit penis.

Kulup berfungsi melindungi kepala penis dari abrasi dan kontak langsung dengan pakaian.

Kulup juga bisa meningkatkan rangsangan seksual dengan menggeser atas dan bawah pada batang, merangsang kelenjar dengan bergantian menutup dan mengeksposnya.

Hal ini dapat terjadi selama masturbasi atau hubungan seksual. Kulit kulup akan mengerut mundur saat mendapat ereksi,

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved