Gandeng Panasonic, Honda Bakal Luncurkan Motor Listrik Akhir Tahun Ini

Rencananya, pada musim gugur ini, Honda bermaksud untuk merilis sepeda motor listrik yang dilengkapi dengan baterai yang bisa dilepas (detachable).

Gandeng Panasonic, Honda Bakal Luncurkan Motor Listrik Akhir Tahun Ini
kompas.com
EV Cub, sepeda motor listrik buatan Honda yang dipamerkan di Bangkok International Motor Show 2016. Bentuk motor ini terinspirasi dari Super Cab, sepeda motor bebek buatan Honda yang sempat laris pada era 1970-an.(Kompas.com/Alsadad Rudi). 

TRIBUNJAMBI.COM - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda Motor menggandeng Panasonic untuk kembangkan baterai lithium-ion portable, yang bisa digunakan pada mobil, sepeda motor, robot dan lainnya.

Ini menyusul Toyota yang sebelumnya sudah menggandeng perusahaan baterai tersebut.

Produsen sepeda motor terbesar di dunia itu, memang sedang mencari hubungan lintas industri yang lebih dalam, seiring transisi industri otomotif ke teknologi baru.

Mereka juga berencana untuk memasok baterai sebagai sumber listrik di negara-negara berkembang, terutama di Asia, di mana infrastruktur listrik masih belum mencukupi, mengutip Nikkei, Jumat (6/7/2018).

Rencananya, pada musim gugur ini (akhir tahun/November-Desember), Honda bermaksud untuk merilis sepeda motor listrik yang dilengkapi dengan baterai yang bisa dilepas (detachable).

Honda EV-Cub dipamerkan di BIMS 2016.(Aditya Maulana, KompasOtomotif)
Honda EV-Cub dipamerkan di BIMS 2016.(Aditya Maulana, KompasOtomotif) (kompas.com)

Konsep baterai ini menjadi salah satu jalan keluar, terutama untuk memudahkan konsumen di negara yang infrastruktur pengisiannya masih minim. Ingat-ingat lagi konsep battery swap yang sudah berjalan di Taiwan oleh merek Gogoro.

Jadi pengguna motor listrik tak perlu lagi menunggu lama untuk mengisi baterai, tinggal tukar saja baterai yang kosong dengan yang terisi penuh. Sederhananya seperti membeli air galonan atau tabung gas 3kg.

Honda dan Panasonic juga akan mengembangkan teknologi yang memungkinkan baterai motor bisa digunakan untuk hal lain. Mereka telah memulai tes di Indonesia, di mana baterai dapat dikeluarkan dari sepeda motor dan digunakan di rumah untuk penerangan atau pengisian daya ponsel pintar.

Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help