Harga Sawit Terjun Bebas, Petani Tanjabbar Menjerit

Petani sawit di kabupaten Tanjabbarat menjerit. Pasalnya harga sawit saat ini hanya dihargai Rp 700 per kilogramnya.

Harga Sawit Terjun Bebas, Petani Tanjabbar Menjerit
kontan
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Petani sawit di kabupaten Tanjabbarat menjerit. Pasalnya harga sawit saat ini hanya dihargai Rp 700 per kilogramnya.

Hal itu menjadi perhatian besar bagi Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Tanjab Barat.

Oleh karena itu Disbunnak akan berencana mendatangi perusahaan sawit yang ada di Kabupaten Tanjabbrat.

Tujuannya tak lain tak bukan untuk mempertanyakan langsung apa permasalahan sehingga harga sawit hanya berkisar Rp 700 per kilonya.

Murahnya harga sawit tersebut tentunya sangat merugikan petani. Sebab petani sawit rata-rata menggantungkan kebutuhan keluarganya dari hasil kebun sawit.

Ketika dikonfirmasi, Kadisbunnak, Melan Bangun, membenarkan jika saat ini harga sawit turun menjadi Rp 700 per kilo.

"Sawit ini komoditi ekspor dan tergantung harga luar negeri. Sekarang harga sawit lagi turun," ujarnya.

Terkait hal tersebut sudah melaporkan mengenai harga tersebut kepada asisten dua.

Bahkan murahnya harga sawit saat ini membuat ia harus bertindak cepat dengan cara mendatangi perusahaan sawit yang ada di Kabupaten Tanjabbarat. Sebab dari bulan ke bulan harga sawit cenderung turun.

Melan menyampaikan rencananya untuk datang langsung ke perusahaan sawit yang ada di Tanjabbarat pada 6 Juli mendatang.

"Kita rencanakan datangi perusahaan untuk membahas langsung bersama perusahaan sawit untuk mencari solusinya. Agar sawit di Tanjabbarat kembali normal dengan harga Rp 1300 - 1400 perkilonya," ungkapnya, Selasa (3/7).

Menurutnya, apabila harga sawit terjun bebas seperti ini petani sawit akan berahli fungsi lahan dengan menanam pohon karet.

Melan Bangun berharap kepada para petani sawit yang ada di Tanjabbarat untuk lebih bersabar menghadapi harga sawit saat ini. Pasalnya pemerintah kabupaten melalui Disbunnak akan mencari solusi agar harga sawit kembali normal.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved