Astaga Usai Santap Makanan di Pesta Pernikahan, Ratusan Warga Alami Keracunan

Jumlah korban keracunan makanan di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau

Editor: rida
TRIBUN JAMBI/ABDULLAH USMAN
FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNJAMBI.COM- Jumlah korban keracunan makanan di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau bertambah menjadi 116 orang.

"Data awal jumlahnya 100 orang. Tapi setelah itu satu persatu korban berdatangan ke puskemas. Setelah kita data, total suspect 116 orang. Tidak ada korban jiwa," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Nurbit kepada Kompas.com, Senin (2/6/2018).

Dari 116 korban, sambung Nurbit, 81 di antaranya dewasa dengan rincian 39 laki-laki dan 42 wanita.

Sedangkan korban anak-anak 35 orang, 18 laki-laki dan 17 perempuan.

Secara umum kondisi korban mulai membaik setelah diberikan pertolongan pertama.

Sebanyak 6 orang dokter, 30 perawat, dan apoteker dikerahkan untuk menangani korban.

Baca: Siap-siap Giliran Aburizal Bakrie dan Yasonna Laoly yang Bakal Diperiksa Kasus EKTP, Apa Perannya?

Baca: Dijemput Helikopter, Penjahat Berhasil Melarikan Diri dari Penjara, Siapa Dia?

Baca: Dibalik Lonjakan Suara Sudrajat-Syaikhu Sudirman-Ida, Benarkah Dukungan #2019gantipresiden Menguat?

Pihaknya juga menurunkan belasan ambulans untuk merujuk korban.

Sebab sebagian besar dilarikan ke rumah sakit.

Selain karena terbatasnya daya tampung korban, ada korban yang harus mendapat penanganan rumah sakit.

Ada pula pasien yang diperbolehkan pulang.

"Korban ada yang mual, muntah-muntah, mencret, dan badan panas. Untuk penanganan awal, kita berikan obat-obatan seperti parasetamol, oralit, dan infus," tutur Nurbit.

Untuk menangani kasus ini, pihaknya sudah mengirimkan sampel makanan ke Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Riau.

"Sampel yang kita kirim seperti kuah sate, estebak, cabe goreng, soto, dan makanan lainnya. Untuk mengetahui hasilnya lebih kurang satu minggu, karena akan dilihat dulu bakterinya," jelas Rubit.

Para korban mengalami gejala keracunan, Minggu (1/7/2018).

Sebelumnya, korban menyantap makanan disebuah acara pesta pernikahan, Sabtu (30/6/2018).

Baca: Presiden Jokowi Akan Resmikan Pembangkit Tenaga Angin Pertama dan Terbesar di Indonesia

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved