Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Gelar Workshop Advokasi dan Sosialisasi Kampanye MR

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi menggelar Workshop dalam rangka Advokasi dan Sosialisasi Kampanye Measles dan Rubella (MR) tingkat Provinsi Jambi

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Gelar Workshop Advokasi dan Sosialisasi Kampanye MR
IST
Dinas Kesehatan Provinsi Jambi gelar Workshop dalam rangka Advokasi dan Sosialisasi Kampanye Measles dan Rubella (MR) tingkat Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Jambi menggelar Workshop dalam rangka Advokasi dan Sosialisasi Kampanye Measles dan Rubella (MR) tingkat Provinsi Jambi yang dibuka pagi (kamis,28/6) oleh Kepala Dinas kesehatan Provinsi Jambi, dr. Samsiran Halim.

Pertemuan yang dihadiri oleh lebih dari 70 peserta ini melibatkan seluruh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang didampingi oleh Dinas Pendidikan ataupun Kementerian Agama.

Sementara dari tingkat Provinsi Jambi juga hadir semua lintas sektor dan program yang terkait pelaksanaan Kampanye MR pada bulan Agustus-September 2018 mendatang.

Workshop ini merupakan kelanjutan dari beberapa pertemuan yang sudah dilakukan sebelumnya sejak akhir tahun 2017 sebagai agenda nasional dalam rangka Eliminasi Campak dan Pengendalian Penyakit Rubella dalam bentuk Congenital Rubella Syndrome.

Sebelas negara di Regional Asia Tenggara termasuk Indonesia sepakat Eliminasi Campak & Pengendalian Rubela pada 2020.

Nara sumber workshop berasal dari Lintas Sektor dan Program dan perwakilan Kementerian Kesehatan RI.

Jambi bersama dengan 28 provinsi lain diluar Pulau Jawa akan melaksanakan Kampanye MR pada bulan Agustus-September 2018 dalam Fase II, setelah sebelumnya pada tahun 2017 dilaksanakan Kampanye MR Fase I untuk enam Provinsi yang ada di Pulau Jawa.

Tujuan kampanye ini adalah mengendalikan penyakit Measles- Rubela (eliminasi).

Adapun sasaran kampaye Measles Rubella adalah anak berusia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun, dengan target cakupan minimal sebesar 95% sehingga eliminasi dapat tercapai.

Sebanyak 914.538 anak akan ikut dalam kampanye ini, dan melibatkan 205 Puskesmas, 1.562 Desa, 7.047 sekolah (PAUD-TK-SD/sederajat-SMP/sederajat), serta 3.326 Posyandu yang ada di Provinsi Jambi.

Diharapkan dengan workshop ini tujuan Kampanye MR akan tercapai karena persiapan pelaksanaan Kampanye sudah memasuki babak akhir sebelum pelaksanaan dimulai pada Agustus 2018.

Peran Lintas Sektor yakni dari Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Organisasi Profesi (IDI, IDAI, PPNI, dan IBI), Tim Penggerak PKK, serta Pemerintah Daerah sangat penting dalam menyukseskan agenda nasional ini.

Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved