Yuda Menangis di Kantor Polisi, Laporkan Temannya yang Bawa Kabur Sepeda Motornya

Pemuda Desa Semabu Kecamatan Tebo Tengah itu, akhirnya mendatangi Mapolsek Sumay untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Yuda Menangis di Kantor Polisi, Laporkan Temannya yang Bawa Kabur Sepeda Motornya
TRIBUN JAMBI/RIAN AIDILFI AFRIANDI
Ilustrasi. Penyidik Polsek Jambi Timur tengah memeriksa tersangka kasus penggelapan sepeda motor, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, TRIBUN - Riyuda alias Yuda (24) harus merelakan kendaraanya yang diduga dibawa kabur rekannya sendiri.

Pemuda Desa Semabu Kecamatan Tebo Tengah itu, akhirnya mendatangi Mapolsek Sumay untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Dalam laporannya, Yuda mengisahkan insiden penipuan yang dialaminya, berawal Selasa (26/6), sekitar pukul 11.00 WIB, ia ditelepon temannya J alias Reki.

Baca: Ini Identitas Mayat yang Ditemukan di Depan Timbangan Mobil Pelawan Jalinsum 

Teman korban tersebut, meminta tolong pada Yuda untuk menjemputnya dikontrakan di sebelah diler Kawasaki Tebo. Korban pun mendatangi kontrakan pelaku. Selanjutnya pelaku mengajak korban ke Desa Punti Kalo Kecamatan Sumay, Tebo.

Setelah tiba di Desa Punti Kalo, pelaku yang sudah merencanakan kejahatan ini berpura-pura menerima telepon dan meminta korban untuk berhenti di pinggir jalan Padang Lamo Desa Punti Kalo.

Dalam telepon, pelaku J alias Reki berpura-pura terlibat adu mulut dengan si penelpon. Korban yang mendengar itupun terpengaruh. Setelah keributan ditelpon, pelaku lalu meminjam motor korban untuk menyelesaikan kasusnya tersebut dengan temannya di Punti Kalo.

“Saya dimintanya berhenti karena ada telpon. Saat itu, dia (pelaku) ribut mulut dengan yang nelpon. Lalu dia menutup telpon sambil marah-marah. Selanjutnya dia pinjam motor saya untuk menyelesaikan persoalannya, saya disuruh tunggu,” terang korban pada penyidik.

Sejak itu, pelaku J alias Reki kabur bawa motor Yamaha Vixion warna merah nomor polisi BH 5657 UA milik korban.

Baca: Kamu Harus Tahu Kalo Gunakan Smartphone, Mode ini Bukan Cuma Bisa Dinginkan Ponsel Loh!

“Saya baru tahu kalau saya ditipu, setelah dua jam menunggu dan saat saya telepon nomor Reki tidak aktif. Saya masih berusaha mencari pelaku hingga kekontrakannya, namun setelah dua hari mencari pelaku sudah kabur dari kontrakan,”ungkap korban sambil menangis.

Kasus penggelapan motor ini baru dilaporkan korban pada Kamis (28/6) sekitar pukul 09.00 WIB, ke Mapolsek Sumay.

Kapolres Tebo melalui Kasat Reskrim AKP Hendra Wijaya membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini anggota reskrim Polres Tebo dan Polsek Sumay, sedang memburu pelaku.

“Benar, kita terima laporannya dan kini kita masih mengenbangkan laporan tersebut dan memburu pelaku,” kata Kasat.(*)

Penulis: heri prihartono
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help