Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal, Begini Tata Caranya Boleh Dilakukan Terpisah Atau Berturut?

Tak terasa bulan Ramadhan 1439 H sudah berakhir. Puasa Ramadhan yang dijalani sebulan penuh

Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal, Begini Tata Caranya Boleh Dilakukan Terpisah Atau Berturut?
Ramadan 

TRIBUNJAMBI.COM - Tak terasa bulan Ramadhan 1439 H sudah berakhir.

Puasa Ramadhan yang dijalani sebulan penuh juga sudah diakhiri dengan hari kemenangan di Idul Fitri kemarin.

Walau Ramadhan sudah berakhir, masih banyak amalan utama yang dianjurkan untuk dilakukan di bulan Syawal.

Salah satu yang paling terkenal adalah puasa sunnah enam hari di bulan Syawal.

Ada dua hadist terkenal yang menyebutkan puasa sunnah ini.

Pertama: "Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. [Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal].”

Sementara kedua: "Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa satu tahun." (HR. Imam Muslim).

Keutamaan Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal

Tribunstyle melansir dari nu.or.id, dari hadit di atas dapat difahami bahwa orang yang berpuasa Ramadan dan kemudian melanjutkan dengan berpuasa enam hari di bulan Syawwal, maka ia mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang berpuasa setahun.

Artinya pahala itu merupakan balasan dari paket puasa Ramadhan yang dilanjutkan dengan enam hari puasa di bualn Syawal.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved