VIDEO

Rayakan Idul Fitri Bersama - Haru, Militer Afghanistan dan Taliban Berpelukan dan Tertawa Bersama

Momen haru terjadi ketika milisi Taliban dan tentara pemerintah Afghanistan merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama, Jumat (15/6).

Rayakan Idul Fitri Bersama - Haru, Militer Afghanistan dan Taliban Berpelukan dan Tertawa Bersama
(AFP/Noorullah Shirzada)
Pasukan Taliban di Afghanistan berjalan untuk merayakan gencatan senjata pada hari kedua Idul Fitri di pinggiran Jalalabad pada Sabtu (16/6/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM, KABUL - Momen haru terjadi ketika milisi Taliban dan tentara pemerintah Afghanistan merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama, Jumat (15/6).  Hari itu, tidak sekadar menjadi gencatan senjata bagi kedua pihak yang berseteru, 

Media lokal TOLO News mengunggah video di Twitter di mana Taliban dan tentara berfoto bersama, dan tertawa merayakan Lebaran.  Ada juga poster yang menunjukkan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Pemimpin Taliban Hibatullah Akhundzada beserta tulisan "Terima kasih telah mengumumkan gencatan senjata".

Inilah momen ketika seorang anggota Taliban berpelukan dengan polisi Afghanistan ketika mereka merayakan Idul Fitri bersama.
Inilah momen ketika seorang anggota Taliban berpelukan dengan polisi Afghanistan ketika mereka merayakan Idul Fitri bersama. 

Baca: Ancaman Terorisme - Amerika Serikat Peringatkan Warganya di Rusia

Selain itu, terdapat gambar anggota Taliban mengunjungi Menteri Dalam Negeri Afghanistan Wais Ahmad Barmak dan berfoto di ibu kota Kabul. Sebelumnya pada 7 Juni lalu, Ghani mengumumkan pihaknya telah mencapai kesepakatan gencatan senjata mulai Jumat hingga Minggu (17/6/2018).

Warga umumnya terkejut dan awalnya tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Namun, mereka mengaku bersyukur karena Idul Fitri kali ini membawa hal positif. "Saya tak memercayai mata saya. Sebab, saya melihat Taliban dan polisi saling berswafoto," kata warga Kunduz bernama Mohammad Amir kepada Reuters.

"Ini adalah Idul Fitri paling damai. Untuk pertama kalinya, kami merasa aman. Saya tak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata," ujar Qais Liwal, pelajar di Zabul. Seorang pejabat anonim menjelaskan, sejak gencatan senjata disepakati, tidak dilaporkan adanya baku tembak antara milisi dan pasukan pemerintah.

Ghani seusai shalat Id Jumat menyatakan harapannya bahwa gencatan senjata bisa diperpanjang selama Lebaran berakhir. Pendapat yang sama nampaknya disuarakan oleh petinggi mereka. Seorang pejabat Taliban di Herat, Iazzatullah berujar, petinggi melihat tanggapan publik sangat positif.

Baca: Lebih 120 Kambing Mati karena Makan Daun Bawang Beracun. Dua Petani Ditahan

Baca: VIDEO: ISIS Serang Perayaan Idul Fitri Taliban dan Pasukan Afghanistan dengan Bom

"Selepas Idul Fitri, para petinggi diperkirakan bakal bertemu, dan membahas kemungkinan untuk memperpanjang masa damai ini," tutur Izzatullah. Gencatan senjata ini merupakan yang pertama bagi Taliban sejak invasi yang dilakukan Amerika Serikat ( AS) pada 2001 silam. Pada Februari lalu, Ghani sempat menawarkan perundingan damai, dan bakal mengakui Taliban sebagai faksi politik jika mengikuti aturan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketika Militer Afghanistan dan Taliban Rayakan Idul Fitri Bersama", 

Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help