Gempa Guncang Sumenep, 77 Rumah Warga Rusak

Gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) pada Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 20.06 WIB, menyebabkan

Gempa Guncang Sumenep, 77 Rumah Warga Rusak
tribunnews
Gempa bumi berkekuatan 4,4 SR mengguncang Banjarnegara, Jawa Tengah. Gempa itu terjadi pada Rabu (18/4/2018) pada pukul 13.28 WIB. 

TRIBUN JAMBI.COM- Gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) pada Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 20.06 WIB, menyebabkan 77 rumah rusak dan melukai enam orang.

"Data sementara 6 orang luka ringan, 25 unit rumah rusak berat, 52 unit rumah rusak ringan, 2 unit masjid rusak berat, 1 unit masjid rusak ringan, 1 unit madrasah rusak berat dan 1 unit pondok pesantren rusak ringan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggunalan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (14/6/2018), seperti dikutip Antara.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan episenter gempa berada di darat pada jarak sekitar 6 kilometer arah Timur Laut Sumenep, Jawa Timur dengan kedalaman 12 kilometer.

Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan merupakan jenis gempa bumi intraplate dengan hiposenter dangkal akibat aktivitas patahan lokal.

Gempa dirasakan kuat selama 5 detik yang menyebabkan masyarakat berhamburan panik ke luar rumah dan bangunan.

"Pada saat bersamaan juga sedang berlangsung shalat tarawih. Guncangan gempa dirasakan naik turun disertai dengan bangunan yang rusak," tambah Sutopo.

Guncangan keras tersebut dirasakan masyarakat di Kecamatan Batu Putih meliputi Desa Bulaan, Desa Batu Putih Laok, Desa Bantelan, Desa Sergeng.

Guncangan juga terasa di Kecamatan Dasuk di Desa Dasuk Timur.

BPBD Sumenep bersama aparat dari Kodim 0827 Sumenep, Polri, Basarnas, PMI, relawan dan SKPD masih melakukan pendataan dan penanganan darurat.

"Pendataan jumlah kerugian materiil akibat gempa masih dilakukan. Petugas bersama masyarakat membersihkan puing-puing bangunan yang roboh. Bantuan disalurkan kepada masyarakat yang menjadi korban gempa," papar dia.

Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help