Tata Cara Shalat Idul Fitri Lengkap Bacaan Doa dan Artinya, Untuk Jamaah Maupun Sendiri

Sejak disyariatkan pada tahun kedua hijriah, Rasulullah tidak meninggalkannya hingga beliau wafat begitu pula para sehabat

Tata Cara Shalat Idul Fitri Lengkap Bacaan Doa dan Artinya, Untuk Jamaah Maupun Sendiri
Shalat 

Hukum pelafalan niat ini sunnah. Yang wajib adalah ada maksud secara sadar dan sengaja dalam batin bahwa seseorang akan menunaikan shalat sunnah Idul Fitri.

Sebelumnya shalat dimulai tanpa adzan dan iqamah (karena tidak disunnahkan), melainkan cukup dengan menyeru "ash-shalâtu jâmi‘ah".

2. Takbir Tujuh Kali

Takbiratul ihram sebagaimana shalat biasa.

Setelah membaca doa iftitah, disunnahkan takbir lagi hingga tujuh kali untuk rakaat pertama.

Di antara takbir-takbir itu dianjurkan membaca:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Artinya: “Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang.”

Atau boleh juga membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.”

Baca: Pengurus Masjid Agung Al Falah Telah Lakukan Persiapan, Ini Petugas yang Ditunjuk

3. Dianjurkan membaca Surat Al Ghasyiyah

Setelah melaksanakan membaca surat Alfatihah, dianjurkan membaca Surat al-Ghâsyiyah. Berlanjut ke ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.

4. Takbir Lima Kali

Dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, takbir lagi sebanyak lima kali seraya mengangkat tangan dan melafalkan “allâhu akbar” seperti sebelumnya.

Di antara takbir-takbir itu, lafalkan kembali bacaan sebagaimana dijelaskan pada poin kedua. Berlanjut ke ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.

Sekali lagi, hukum takbir tambahan ini sunnah sehingga apabila terjadi kelupaan mengerjakannya, disampai menggugurkan keabsahan shalat id.

5. Dengar Khutbah Idul Fitri

Setelah salam, jamaah tak disarankan buru-buru pulang, melainkan mendengarkan khutbah Idul Fitri terlebih dahulu hingga rampung. Kecuali bila shalat id ditunaikan tidak secara berjamaah.Hadits Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah mengungkapkan:

السنة أن يخطب الإمام في العيدين خطبتين يفصل بينهما بجلوس

“Sunnah seorang Imam berkhutbah dua kali pada shalat hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha), dan memisahkan kedua khutbah dengan duduk.” (HR Asy-Syafi’i)

Pada khutbah pertama khatib disunnahkan memulainya dengan takbir hingga sembilan kali, sedangkan pada khutbah kedua membukanya dengan takbir tujuh kali. Wallâhu a’lam.

Selain itu saat Idul Fitri juga disunahkan melakukan 10 hal ini

1. Takbiran

2. Mandi sebelum berangkat shalat Id

3. Memakai pakaian terbaik untuk shalat Id

4. Memakai minyak wangi

5. Makan sebelum berangkat shalat Id

6. Berangkat shalat Idul Fitri seawal mungkin

7. Menempuh jalan yang berbeda ketika pergi dan pulang shalat Id

8. Jalan kaki menuju tempat shalat Idul Fitri

9. Mengajak serta wanita dan anak-anak

10. Mengucapkan selamat hari raya

Nah Itulah Tata cara melaksanakan Salat Idul Fitri, mudah-mudahan bermanfaat!

Selamat Hari raya Idul Fitri 1439 H. Taqabbalallahu minna waminkum, Minal Aidin Wal Faizin

Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help