Selain Kelaparan dan Kemiskinan, Hanya 'Sekedar' Berkeyakinan Warga Korea Utara Harus Bertaruh Nyawa

Bagi pemerintah Korea Utara, penyebaran agama merupakan hal yang sangat berbahaya, tak ayal untuk sekadar

Editor: Suci Rahayu PK
KIM WON-JIN
North Koreans attend a mass rally to celebrate the North's declaration on November 29 

TRIBUNJAMBI.COM - Bagi pemerintah Korea Utara, penyebaran agama merupakan hal yang sangat berbahaya, tak ayal untuk sekadar berkeyakinan pun warga Korut didera ancaman tak berkesudahan

Kelaparan dan kemiskinan jadi 'bencana yang diciptakan pemerintah Korea Utara' bagi jutaan rakyatnya.

Dua hal ini merupakan salah dua cara pemerintah Korut mengontrol dan menindas rakyat.

Baca: Ingat Video Keong Racun? Begini Kabar Terbaru Sinta dan Jojo, Mantap Berhijab Hingga Tinggal di LN

Hal lain, rakyat Korut sangat dibatasi dalam menerima dan mendengarkan informasi.

Warga Korut tidak diperbolehkan membaca konten yang bersumber dari media internasional.

Laporan Reporters Without Borders menyebut warga yang ketahuan melihat, membaca dan mendengar konten media internasional akan dipenjara.

Belum lagi akses internet yang sangat minim dan hanya tersedia bagi kalangan eksekutif di ibukota, Pyongyang.

Minimnya akses pada segala hal diperparah dengan represi pemerintah yang kelewat bengis.

Siapa saja di Korut, yang melakukan aktivitas mencurigakan dan dianggap berseberangan dengan pemerintah dapat dengan mudah dipenjara

Di Korea Utara, memenjarakan seseorang karena alasan sepele bukan hal yang asing: dari sekadar mononton DVD, membaca artikel luar negeri, hingga mencabut poster propaganda pemerintah, segala yang dianggap berbahaya bagi rezim Kim Jong Un layak diberangus.

Tak hanya itu, kebebasan berkeyakinan pun dikontrol ketat.

Pemerintah Korea Utara menganggap penyebaran agama merupakan hal yang paling berbahaya.

Dan di antara sekian keyakinan yang tumbuh di Korut, mereka menyebut agama Kristen sebagai musuh utama negara.

Dinasti Jong Un menyebutnya 'ancaman yang paling serius' sebab menyediakan platform yang mewadahi organisasi dan interaksi sosial-politik di luar wilayah Korut, lapor PBB.

Baca: 4 Selebriti yang Menolak Diet dan Tampil Natural Demi Karir

Umat nasrani dilarang mempraktikkan agama mereka dan jika tertangkap akan dihukum berat, tulis laporan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved