Sebanyak 195 Kendaraan Ditilang Saat Ramadan

Selama Ramadan, Dinas Perhubungan Kota Jambi telah menilang sebanyak 68 mobil angkutan barang dan 127 kendaraan yang digembos.

Sebanyak 195 Kendaraan Ditilang Saat Ramadan
tribunjambi/rohmayana
Ilustrasi. Tampak petugas parkir dari Dishub Kota Jambi, saat mengempeskan ban mobil pengendara yang parkir di badan jalan, Senin (5/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Selama bulan Ramadan, Dinas Perhubungan Kota Jambi telah menilang sebanyak 68 mobil angkutan barang dan 127 kendaraan yang digembos.

Hal ini dilakukan karena kendaraan tersebut menyalahi aturan. Baik karena parkir sembarangan maupun karena melakukan aktivitas bongkar muat barang di lokasi yang dilarang.

Disampaikan oleh Saleh Ridho, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi bahwa sebanyak 68 mobil angkutan barang tersebut banyak ditilang di daerah Pasar Kota Jambi.

Sebab, ada beberapa lokasi yang dilarang untuk melakukan aktivitas bongkar muat barang.

“Seperti di dalam pasar itu. Para pemilik toko dilarang melakukan aktivitas bongkar muat barang mulai pukul 09.00 hingga 16.00. Kalau mau bongkar muat, di bawah pukul 09.00 dan setelah pukul 16.00. Jadi kendaraan yang tidak mengikuti aturan, kita tilang. Hal ini kita lakukan agar tidak mengganggu lalu lintas kendaraan yang lewat di kawasan pasar,” jelasnya.

Sedangkan untuk kendaraan yang digembos, kesalahannya karena parkir sembarangan. Baik di badan jalan maupun di lokasi yang dilarang untuk parkir.

“Langsung kita berlakukan gembos. Selama Ramadan, cukup banyak kendaraan yang parkir sembarangan di badan jalan sehingga mengakibatkan kemacetan,” ujarnya.

Saleh juga mengatakan bahwa Dinas Perhubungan Kota Jambi telah menempatkan petugasnya di beberapa titik kawasan yang rawan macet di Kota Jambi hingga malam takbiran.

Sebab, beberapa titik seperti kawasan Mayang, Simpang Bata, pasar, Angso Duo dan beberapa titik lainnya selalu macet. Apalagi pada H-7 hingga H-1.

“Kita sudah stand by kan tim kita di beberapa titik. Mereka bertugas untuk mengatur lalu lintas dan mengurai kemacetan. Ini akan terus kita lakukan hingga malam takbiran nanti. Sebab, diprediksi pada malam takbiran akan banyak titik kemacetan di Kota Jambi,” tuturnya,

Saleh juga mengimbau agar masyarakat menggunakan kendaraan roda dua dibandingkan roda empat. Terutama pada H-5 hingga H-1 terutama di kawasan pasar dan sekitarnya.

Sebab, selalu terjadi kemacetan dan kesulitan warga dalam mencari tempat parkir.

“Kalau bisa lebih baik menggunakan kendaraan roda dua yang lebih gampang untuk mencari parkir dan tidak lama terjebak macet. Kalau kendaraan roda empat memakan ruang yang cukup besar untuk parkir, kemacetan juga kerap terjadi,” katanya. (May)

Tags
ditilang
Penulis: Rohmayana
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help