Polres Sarolangun Siaga di Wilayah Perbatasan dengan Sumatera Selatan

Demi kenyamanan para pemudik, Jajaran Polisi Resor (Polres) Sarolangun Provinsi Jambi

Polres Sarolangun Siaga di Wilayah Perbatasan dengan Sumatera Selatan
tribunjambi/wahyu herliyanto
Kapolsek Pelawan Singkut IPTU A S Daulay menyampaikan pihaknya mengerahkan anggota, dengan rutin melakukan patroli berjaga, sampai wilayah perbatasan. 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN -  Demi kenyamanan para pemudik, Jajaran Polisi Resor (Polres) Sarolangun Provinsi Jambi melalui Polisi sektor (Polsek) Pelawan Singkut terus melakukan siaga pengamanan jalur lintas selatan perbatasan Sarolangun dengan wilayah Muratara Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)

Kapolsek Pelawan Singkut IPTU A S Daulay menyampaikan mengenai hal ini bahwa pihaknya dengan rutin melakukan patroli oleh setiap anggota yang berjaga  pengamanan.

Kapolsek Pelawan Singkut IPTU A S Daulay menyampaikan pihaknya mengerahkan anggota, dengan rutin melakukan patroli berjaga, sampai wilayah perbatasan.
Kapolsek Pelawan Singkut IPTU A S Daulay menyampaikan pihaknya mengerahkan anggota, dengan rutin melakukan patroli berjaga, sampai wilayah perbatasan. (tribunjambi/wahyu herliyanto)

Menurutnya, hal itu dilakukan mengingat jelang lebaran tahun ini, jalur lintas Sumatera itu banyak dilalui pemudik, sehingga berkemungkinan akan banyak memancing terjadinya tindak kriminal.

"Karena berada di wilayah perbatasan kita terus siaga untuk menjamin rasa aman bagi pemudik yang melintas di jalur tersebut," kata Kapolsek.

Untuk itu ia memastikan bahwa pihaknya telah mengerahkan kekuatan penuh untuk bersiaga  di titik yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminal.

Di samping itu, berdasarkan hasil pemetaan, titik rawan itu yakni berada di wilayah Nibung batas Kabupaten Sarolangun dengan Muratara Sumsel, Simpang Singkut tiga, tembok Cina, sampai simpang Singkut Tujuh.

"Kejahatan bisa datang kapan saja, tentunya untuk mengantisipasi itu kami telah memetakan wilayah yang kami anggap rawan kriminalitas, seperti wilayah perbatasan dengan Sumsel, Simpang Singkut tiga, tembok Cina, sampai Simpang Singkut tujuh," kata kapolsek.

Ia menjelaskan hal itu dilakukan untuk menjaga kondusifitas masyarakat serta pengguna jalan arus mudik lebaran, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya rasa aman dan nyaman.

Dia juga memohon doa dan dukungan semua pihak, khususnya masyarakat Kecamatan Singkut dan Pelawan untuk bersinergi dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya berbagai tindak kejahatan.

"Tentunya ini bagian dari upaya kami memberikan pelayanan sehingga terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat khususnya pengguna jalan arus mudik lebaran yang melintas di wilayah hukum kami, yakni jalur lintas Sumatera Kecamatan Pelawan dan Singkut," katanya.

Pihaknya mengimbau, agar masyarakat juga tetap waspada , jika memang ada tindak kriminalitas atau kendala lainnya di wilayah hukum mereka, agar silahkan lapor dan pihaknya siap melayani, atau hubungi nomor piket siaga di nomor 085219952100. (*)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help