Petani Nanas Tangkit Bisa Tersenyum Lebar, Tahun Ini Bisa Dapat Puluhan Juta Rupiah

Menjelang hari raya idul fitri 1439 Hijriyah, kebanyakan masyarakat mulai membuat kue lebaran.

Petani Nanas Tangkit Bisa Tersenyum Lebar, Tahun Ini Bisa Dapat Puluhan Juta Rupiah
tribunjambi/samsul bahri
Tanaman dan buah nanas yang ada di Desa Tangkit Baru, RT 02 Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi. 

Laporan Wartawan Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Menjelang hari raya idul fitri 1439 Hijriyah, kebanyakan masyarakat mulai membuat kue lebaran.

Salah satu bahan membuat kue lebaran adalah buah Nanas. Buah nanas biasanya dijadikan sebagai selai untuk pembuatan kue.

Ternyata tahun ini, permintaan buah nanas sangat meningkat dari pada tahun lalu. Hal ini dikatakan oleh Usna, seorang pemilik dan juga penjual buah nanas yang ada di Desa Tangkit Baru, RT 02 Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi.

Tanaman dan buah nanas yang ada di Desa Tangkit Baru, RT 02 Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi.
Tanaman dan buah nanas yang ada di Desa Tangkit Baru, RT 02 Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi. (tribunjambi/samsul bahri)

Ia menjelaskan bahwa penghasilan yang didapat selama hampir satu bulan ini mencapai puluhan juta rupiah.

Dalam sehari selama bulan Ramadan ini Ia mampu menjual sebanyak 300 buah nanas bahkan bisa lebih.

"Tahun ini alhamdulillah lah, penghasilan yang didapat cukup. Ini lebih bagus pasarnya dari pada tahun lalu. Tahun lau anjok nian," ujarnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa untuk 300 buah nanas tersebut dijual seharga Rp 850 ribu rupiah. Sedangkan untuk perbuah, Ia jual dengan harga kisaran Rp 3- Rp 6 ribu rupiah.

"Tahun lalu bisa sampai kita jual cuma Rp 500 rupiah per buah, kadang sudah d panen dak ada juga yang laku. Bisa dibilang tahun lalu memang rugi," ucapnya.

Untuk pembeli dikatakan olehnya tidak hanya datang dari Kota atau Kabupaten yang ada di Provinsi Jambi.

Bahkan ada yang datang dari luar Provinsi Jambi yaitu Palembang, Riau, Padang, bahkan ada yang dari Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa kebanyakan dari mereka membeli secara banyak. Pasalnya buah nanas yang mereka beli kemudian kembali mereka jual. Untuk ramadan saat ini, Usna bisa meraup untung puluhan juta Rupiah hingga menjelang lebaran saat ini.

"Kalo untuk nominal alhamdulilah lah, kisaran puluhan juta dapatlah. Tapi yang pasti alhamdulillah lebih banyak tahun kemarin," jelasnya. (*)

Penulis: syamsul
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help