Jelang Piala Dunia 2018

Siapa Kambing Hitam Selanjutnya? Kiprah Inggris di Piala Dunia 2018

"Patung David Beckham dibakar (setelah ia dikartu merah di Piala Dunia 1998), Phil Neville melakukan..."

Siapa Kambing Hitam Selanjutnya? Kiprah Inggris di Piala Dunia 2018
Daily Mail
Rio Ferdinand 

TRIBUNJAMBI.COM - Patung David Beckham dibakar, setelah dia dikartu merah di Piala Dunia 1998. Phil Neville melakukan pelanggaran berbuah tendangan penalti pada Piala Eropa 2000, Wayne Rooney dikartu merah Piala Dunia 2006.

"Jadi kambing hitam, siapa selanjutnya?" tutur Rio Ferdinand.

Legenda Timnas Inggris, Rio Ferdinand mengingatkan kepada para pemain tim Tiga Singa untuk siap menjadi kambing hitam andai Inggris gagal di Piala Dunia 2018 nanti.

Rio Ferdinand pernah tiga kali pergi ke Piala Dunia bersama Timnas Inggris selama 14 tahun kariernya di tim Tiga Singa.

Pria yang melakoni 81 laga bersama Timnas Inggris itu kemudian sudah paham apa yang akan terjadi jika mereka gagal dalam suatu turnamen internasional.

Jika itu terjadi, pasti akan ada pemain Inggris yang jadi kambing hitam dan menjadi bulan-bulanan publik negeri ratu Elizabeth II.

"Hal ini terjadi di setiap turnamen, begitu juga di turnamen kali ini. Akan ada kambing hitam, para pemain harus tahu itu," ujar Rio Ferdinand seperti dilansir BolaSport.com dari Mirror.

"Patung David Beckham dibakar (setelah ia dikartu merah di Piala Dunia 1998), Phil Neville melakukan pelanggaran berbuah tendangan penalti (Piala Eropa 2000), Wayne Rooney (kartu merah Piala Dunia 2006), jadi kambing hitam, siapa selanjutnya?" tutur Rio Ferdinand.

Rio Ferdinand mengatakan, setiap ada kejadian yang menyebabkan Inggris gagal, negara tersebut seperti diserang virus kebencian terhadap satu orang.

Baca: Singgung Jasa Amien Rais ke Gus Dur, Alissa Wahid Beri Pernyataan Menohok

Baca: Kondisi Mohamed Salah Jelang Laga Piala Dunia 2018, Bilang Luar Biasa

Baca: Pencarian Lebih dari 32 Jam, Akhirnya Redo Ditemukan di Sungai Batu Gajah

Ia juga mengatakan, hal ini bisa saja memengaruhi psikologis para pemain yang kemudian takut untuk membuat kesalahan dan justru jadi bermain gugup.

Mantan pemain Manchester United itu kemudian mengungkapkan bahwa itu adalah tugas pelatih Inggris, Gareth Southgate untuk bisa membuat para pemain tampil percaya diri tanpa memikirkan hal tersebut.

Kedatangan Rio Ferdinand di Terminal 2D Bandara Seokarno-Hatta disambut sekitar 150 fans.
Kedatangan Rio Ferdinand di Terminal 2D Bandara Seokarno-Hatta disambut sekitar 150 fans. (Dunia Soccer)

"Pekerjaannya adalah untuk mengangkat beban tersebut dari para pemain," tutur Rio Ferdinand.

"Ia dibayar untuk itu, Southgate harus mampu memberi para pemain kepercayaan diri," ucap Rio Ferdinand menyimpulkan.

Baca: 5 Fakta Tempat Pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump, Pasirnya dari Riau Indonesia

Baca: Lowongan CPNS Tebo Jadi 167 Formasi, Ini Penyebab Menpan RB Minta Perubahan Jumlah

Baca: Anak UJ dan Umi Pipik Buka Suara Tentang Gosip Pernikahan Sang Ibu

Editor: duanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help