Lancar, Jokowi Dinilai Berhasil Mengikis Stigma 'Mudik Selalu Macet'

Presiden Joko Widodo dinilai berhasil mengikis stigma mudik selalu macet. Pada mudik tahun ini, tidak ramai pemudik menyoal kemacetan.

Lancar, Jokowi Dinilai Berhasil Mengikis Stigma 'Mudik Selalu Macet'
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Foto udara ruas jalan Tol Gempol-Pasuruan di Jawa Timur, Selasa (5/6/2018). Tol Gempol-Pasuruan sudah beroperasi dan dapat dilintasi para pemudik 

TRIBUNJAMBI.COM - Presiden Joko Widodo dinilai berhasil mengikis stigma mudik selalu macet. Pada mudik tahun ini, tidak ramai pemudik menyoal kemacetan.

Sampai H-4 Lebaran, arus mudik masih terpantau cukup lancar meskipun ada beberapa kemacetan yang terjadi di titik-titik tertentu.

Darmaningtyas, Pengamat Transportasi, mengapresiasi strategi Presiden Joko Widodo beserta jajarannya dalam mengantisipasi kemacetan arus mudik lebaran 2018. Pasalnya, strategi tersebut telah berhasil menghapus stigma mudik selalu macet dan berhasil mengurai kemacetan.

Strategi itu, kata dia mulai disiapkan Jokowi dari strategi penyiapan dan perbaikan Infrastruktur Jalan, Masifnya penyampaian Informasi kepada masyarakat dan pembagian Jalur Mudik.

"Saya kira pemerintah telah menyiapkan strategi dengan baik, kemudian Jalannya juga semakin baik. Jalan tolnya sudah sampai Surabaya meskipun sebagian itu masih fungsional, Pantura juga baik, Pansela juga baik, Jalur tengah juga baik," katanya di Jakarta, Senin (11/6/2018).

Selain itu, strategi pemerintah yang tak kalah penting yakni ihwal keputusan Cuti panjang.
Sekedar informasi, pemerintah telah memutuskan untuk menambah cuti bersama Lebaran selama 3 hari yakni pada 11,12 dan 20 Juni 2018.

Keputusan itu diambil setelah pemerintah menggelar rapat intensif di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani. Tiga menteri yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

Lewat keputusan ini, total cuti bersama Lebaran menjadi 7 hari. Sehingga total libur Lebaran tahun ini menjadi 10 hari yakni mulai 11-20 Juni 2018.

"Strategi (lainnya) liburnya juga panjang, jadi orang bisa memilih sesuai dengan kebutuhan mereka saat mudik," ujar dia.

Menurutnya apabila strategi perbaikan dan penyiapan jalan telah dilakukan dengan baik, namun liburnya sedikit dan waktunya mepet, arus mudik lebaran 2018 tetap akan macet

Halaman
12
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help