Ramadan Mubaraq

Selama Ramadan, Ada Tausiyah di Musala Kantor Bupati Sarolangun

Selama bulan suci Ramadan tahun 2018 ini, Musala Al-Umaro yang terletak di Kantor Bupati Sarolangun, digunakan salat Zuhur berjamaah

Selama Ramadan, Ada Tausiyah di Musala Kantor Bupati Sarolangun
TRIBUN JAMBI/WAHYU HERLIYANTO

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Selama bulan suci Ramadan tahun 2018 ini, Musala Al-Umaro yang terletak di Kantor Bupati Sarolangun, digunakan salat Zuhur berjamaah bersama Bupati Sarolangun Cek Endra beserta Wakil Bupati Hillalatil Badri serta para pejabat di jajaran Pemkab Sarolangun, Kamis (7/6).

Namun, Ramadan kali ini Pemerintah Kabupaten Sarolangun menjadwalkan usai salat Zuhur ini dilakukan tausyiah atau ceramah agama yang disampaikan oleh ustaz.

Baca: Romi Imbau Pemudik Gunakan Jalan dengan Bijaksana

Ustaz Zakaria Anshori, diundang sebagai penceramahnya untuk salat Zuhur berjamaah kala itu.

Dalam ceramahnya menyampaikan tentang fiqh puasa. Dikatakannya rukun Puasa berarti menahan diri. Rukun pertama yang terpenting dalam puasa ini adalah niatnya.

“Kata nabi, yang membedakan itu adalah niat, innama akmalu binniat. Wudhu ada niatnya, puasa ada niatnya,” katanya.

Lalu, rukun puasa yang kedua, adalah menahan diri dari hal yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum, berhubungan badan antara suami dan istri, muntah, dan keluar sperma dengan sengaja.

Selain rukun puasa, Ia juga menyebutkan sunat dalam berpuasa. Diantaranya sahur sebelum puasa, menyegerakan berbuka puasa, melaksanakan salat malam seperti tarawih, witir dan tahajjud, kemudian bersedekah.

Baca: Pemudik Bayar Zakat di Masjid Alfalah Sarolangun

Baca: Bupati Tanjabtim Kunjungi Posko Pelayanan Mudik Lebaran

“Nabi membagi dua waktu, 20 dan 10 hari puasa. 10 hari terakhir puasa menghidupkan malamnya, semakin semangat puasanya dan kita harap setiap Ramadan itu ada peningkatan,” katanya.

Dengan ini secara kualitas ibadah kita tingkatkan, dan setelah Ramadan ini, ibadah kita meningkat sesuai dengan tujuannya, meningkatkan ketakwaan.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help