'Polisi Tidur' Ini Sejarahnya, Ternyata Berasal dari Bahasa Inggris Loh!

Istilah 'Polisi Tidur' sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia. Polisi tidur atau disebut juga sebagai Alat Pembatas Kecepatan

'Polisi Tidur' Ini Sejarahnya, Ternyata Berasal dari Bahasa Inggris Loh!
CGTN
Polisi tidur ini berada di Distrik Fengtai, Beijing. Memanjang sejauh 200 meter dan gundukannya dibuat setiap 1,5 meter 

TRIBUNJAMBI.COM - Istilah 'Polisi Tidur' sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia.

Polisi tidur atau disebut juga sebagai Alat Pembatas Kecepatan merupakan bagian jalan yang ditinggikan berupa tambahan aspal atau semen.

 
Biasanya dipasang melintang di jalan untuk pertanda memperlambat laju atau kecepatan kendaraan.

Untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan bagi pengguna jalan, ketingginya diatur.

Apabila melalui jalan yang akan dilengkapi dengan rambu-rambu pemberitahuan terlebih dahulu mengenai adanya polisi tidur.

Khususnya pada malam hari, maka polisi tidur dilengkapi dengan marka jalan dengan garis serong berwarna putih atau kuning yang kontras sebagai pertanda.

Dilansir dari Wikipedia, polisi tidur yang umumnya ada di Indonesia lebih banyak yang bertentangan dengan disain polisi tidur yang diatur berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No 3 Tahun 1994.

Hal ini bahkan dapat membahayakan keamanan dan kesehatan para pemakai jalan tersebut.

Tidak jelas siapa pencipta ungkapan polisi tidur dan sejak kapan ungkapan itu digunakan dalam bahasa Indonesia.

Ada kemungkinan istilah ini berasal dari bahasa Inggris Britania yaitu sleeping policeman.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help