Perbankan

Respon Kenaikan Suku Bunga, BNI Kerek Bunga Kredit 0,5 Persen

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) akan menaikkan suku bunga kredit sebesar 50 basis poin. Ini adalah respons kenaikan suku bunga

Respon Kenaikan Suku Bunga, BNI Kerek Bunga Kredit 0,5 Persen
TRIBUNJAMBI/NIKO FIRMANSYAH
Bank BNI 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) akan menaikkan suku bunga kredit sebesar 50 basis poin. Ini adalah respons kenaikan suku bunga acuan BI yang telah naik 50 bps dalam dua kali pengumuman rapat dewan gubenur (RDG) sebulan terakhir.

Bob Tyasika Ananta, Direktur Manajemen Risiko BNI bilang keputusan kenaikan bunga kredit ini akan dilakukan dalam rapat Alco (liability management committee) yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Baca: Bunga Naik, Emiten Haus Dana. Ini Strategi yang Dilakukan Investor

"Untuk sektor atau segmen kredit mana yang akan naik lebih dulu, ini masih dihitung," kata Bob ketika ditemui, Rabu (30/5).

Sampai saat ini, BNI, menurut Bob, belum menaikkan suku bunga kredit. Terkait kenaikan bunga kredit menurut Bob ada beberapa hal yang mempengaruhi.

Faktor pertama adalah terkait perjanjian kredit. Dalam perjanjian kredit ini ditentukan jangka waktu atau tenor jatuh tempo kredit.

Kedua adalah faktor risiko. Kredit yang mempunyai risiko kredit yang tinggi biasanya mempunyai suku bunga yang lebih tinggi. Biasanya, jika Bank Indonesia (BI) mengumumkan kenaikan suku bunga acuan maka transmisinya ke suku bunga pasar memakan waktu satu sampai dua bulan.

Berdasarakan suku bunga dasar kredit (SBDK) BNI per Maret 2018, kredit korporasi dan ritel BNI masing-masing sudah satu digit yaitu 9,95%. Untuk bunga KPR dan non KPR masing-masing 10,5% dan 12,5%.

Baca: PN Putuskan Aset First Travel Masuk Kantong Negara.  Bagaimana Ganti Rugi Untuk Korban?

Baca: Besok IHSG Berpeluang Tetap Berada di Tren Pelemahan, Berikut Delapan Saham Pilihan

Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help