Kesehatan
Hati-hati! Usus Bisa Masuk ke dalam Buah Zakar Karena Faktor Ini. Waspadai Putra Anda
Kelemahan dinding rongga perut atau saluran yang tidak menutup antara rongga perut dan saluran reproduksi atau adanya
Penulis: Fifi Suryani | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM - Kelemahan dinding rongga perut atau saluran yang tidak menutup antara rongga perut dan saluran reproduksi atau adanya cairan disekitar testis bisa menyebabkan masuknya usus ke dalam buah zakar yang lebih dikenal sebagai hernia.
Bagaimana dengan Anda atau keluarga Anda, adakah yang mengalami gangguan ini? Yuk, disimak pertanyaan seorang netizen yang ditujukan kepada akun klikdokter.com, dan diunggah kembali di Facebook, Selasa (29/5) pukul 22.00 WIB.
Baca: Pelaksanaan Amisapuja, Persembahan Puja Berupa Lilin, Air Hingga Bunga
Berikut pertanyaan dari seorang pria, berusia 33 tahun berikut ini.
Selamat pagi dok saya mau tanya anak saya usia 4 thn yang terlalu aktif di bagian buah jakar nya besar sebelah tepat nya di sebalah kiri..kadang normal namun setiap dia terlalu aktif kmbali besar..apakah bisa sembuh tanpa harus operasi dok mohon solusi nya .. Terimakasih
Dokter dari klikdokter.com, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti pun memberikan jawaban atas pertanyaan itu.
Menurut dr. Astrid umumnya ukuran buah zakar tidak jauh berbeda. Perbedaan ukuran dapat disebabkan karena hernia atau masuknya usus ke dalam buah zakar karena kelemahan dinding rongga perut atau saluran yang tidak menutup antara rongga perut dan saluran reproduksi atay adanya cairan di sekitar testis.
Baca: Besok Rapat Insidentil - Adu Kuat Data Lokal dan Global, Apa Prioritas Bank Indonesia
Baca: VIDEO: Anak Diselamatkan Spiderman, Sang Ayah Ternyata Sedang Bermain Pokemon Go
"Untuk memastikannya, harus dilakukan pemeriksaan secara langsung dan dilakukan pemeriksaan penunjang seperti USG testis pada anak Anda untuk melihat apakah terjadi hernia atau hidrokel (penumpukan cairan pada daerah testis)," ujar Astrid.
Pada hernia yang terjadi pada anak-anak, jaringan yang dapat menonjol mengalami penonjolan hanya saat terdapat tekanan fisik atau mengedan. Umumnya, Anda dapat melihat tonjolan yang jelas saat anak Anda menangis, batuk, atau mengedan. dan seringkali menghilang kemudian. Hernia jenis tersebut dapat dikurangi dan tidak berbahaya. Bagaimana dengan anak Anda?
Sekilas kami akan menjelaskan mengenai hidrokel. Hidrokel merupakan sebuah kantung yang berisi cairan yang mengelilingi testis sehingga menyebabkan pembengkakan kantung kemaluan (sktorum). Keadaan ini umum ditemukan pada bayi baru lahir. Sebagian besar hidrokel menghilang sendiri tanpa terapi dalam 1 tahun pertama kehidupan. Anak laki-laki yang lebih besar dapat mengalami hidrokel karena proses peradangan atau cidera dalam kantung kemaluan.
Baca: Ada yang Teriakkan Bom, Penumpang Lion Air JT 687 Panik. Pintu Darurat Dibuka
Baca: Fadli Zon Pertanyakan Logika Pemerintah, Kenapa Gaji Megawati Lebih Tinggi dari Yudi Latif?
Baca: Para Honorer Penerima Santunan Zakat Sebut Sangat Terbantu
Hidrokel umumnya tidak berbahaya dan tidak mempengaruhi kesuburan, namun dapat dihubungkan dengan kondisi testis yang dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi atau hernia inguinalis.
"Hidrokel yang tidak menghilang dengan sendirinya perlu ditatalaksana dengan tindakan operasi (hidrokelektomi) ataupun disedot isi cairannya dengan jarum," jelas Astrid mengakhiri.