Bawaslu Ingatkan di Ramadhan Ini Rawan Pelanggaran Pemilu, Lewat Zakat Hingga Sedekah

Bulan Ramadan menjadi bulan rawan pelanggaran pemilu. Soalnya akan muncul berbagai modus untuk memberikan

Bawaslu Ingatkan di Ramadhan Ini Rawan Pelanggaran Pemilu, Lewat Zakat Hingga Sedekah
TRIBUN JAMBI/RIAN BACKEND
pilkada serentak jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Andika Arnoldy

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bulan Ramadan menjadi bulan rawan pelanggaran pemilu. Soalnya akan muncul berbagai modus untuk memberikan sesuatu untuk kepentingan pemilihan umum.

Untuk itu Bawaslu Provinsi Jambi mengingatkan pasangan calon (Paslon) baik calon bupati dan wakil Bupati, Walikata dan Waki Walikota Jambi untuk mengindari tindakan Money politic. Apalagi ini memasuki Bulan Ramadan.

“Untuk cegah pelanggaran terhadap pasal 73 UU 10/2016. Bawaslu menghimbau paslon, tim kampanye, relawan untuk menyalurkan zakat, infaq dan sodaqoh melalui lembaga resmi,” kata Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Afrizal.

Ini sebagai antisipasi kemungkinan ada pelanggaran terkait menjanjikan atau pemberian uang dan atau materi kepada masyarakat dengan kedok sedekah, infak dan zakat.

“Potensi pelanggaran terhadap menjanjikan dan/atau pemberian uang dan/atau materi lainnya yg mengandung unsur kampanye adalah pelanggaran pemilihan Gubernur, Walikota, Bupati 2018 dan pemilu 2019,”jelas Afrizal.

Artinya ini tidak hanya bagi pasangan calon di Pilkada dan Pilwako tapi juga bagi partai politik dan bakal calegnya.

“Seiring dengan surat edaran bawaslu nomor 0797 tanggal 11 mei 2018. Tentang pelaksanaan pengawasan larangan kampanye pada pemilihan gubernur/bupati/wali kota. Terkait imbauan selama Ramadan dan menyambut idul fitri 1439 H,” katanya.

Penulis: andika
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help