4 Kondisi Bahaya Bagi Ibu Hamil dan Harus Membatalkan Puasanya

Ibadah puasa wajib bagi semua umat Muslim, termasuk ibu hamil. Namun ada beberapa kondisi yang mengharuskan seorang ibu hamil membatalkan puasanya

4 Kondisi Bahaya Bagi Ibu Hamil dan Harus Membatalkan Puasanya
kompas.com
ilustrasi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ibadah puasa wajib bagi semua umat Muslim, termasuk ibu hamil. Namun ada beberapa kondisi yang mengharuskan seorang ibu hamil membatalkan puasanya.

Inilah empat kondisi yang mengharuskan ibu hamil membatlkan puasa:

1. Dehidrasi

Seorang ibu yang sedang hamil membutuhkan konsumsi air lebih banyak. Inilah yang mengharuskan ibu hamil tidak boleh mengalami dehidrasi, sebab bisa berakibat fatal.

Dehidrasi parah bisa menyebabkan ibu hamil alami kejang karena tekanan rendah. Pada kasus lain juga bisa menyebabkan pembengkakan sel otak dan kemudian pecah.

Dehidrasi ibu hamil juga dapat mengganggu tumbuh kembang janin.

Oleh karenanya, ibu hamil harus segera membatalkan puasanya jika ada tanda bahaya dehidrasi seperti rasa haus berlebih, mulut dan bibir kering, lelah lebih dari biasanya, tidak buang air kecil selama delapan jam. Sembelit, pusing, ingin pingsan, linglung, dan nafas memburu

2. Mimisan

Ibu hamil rentan mimisan karena hormon kehamilan membuat aliran darah meningkat dan pembuluh darah hidung membengkak sehingga  gampang pecah.

Mimisan saat hamil tidak menimbulkan bahaya besar, tapi harus tetap diperhatikan jika ini terjadi saat puasa.

Halaman
123
Penulis: Teguh Suprayitno
Editor: Teguh Suprayitno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved