Genangan Selalu Terjadi dan Air Mati Sejak 3 Tahun Lalu, Begini Kondisi Pasar Modern Muara Bungo

"Kemarin ada mesin penyedot. Itu selangnya. Tapi mesinnya rusak tiba-tiba," kata Ni, pedagang ikan.

Genangan Selalu Terjadi dan Air Mati Sejak 3 Tahun Lalu, Begini Kondisi Pasar Modern Muara Bungo
Tribun Jambi/Jaka HB
Seorang pria memecah keramik Pasar Bungur Modern Muara Bungo, lantaran banjir sebagian, Kamis (24/5). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Sudah dua hari hujan mengguyur Muara Bungo. Imbasnya, Pasar Bungur Modern Muara Bungo banjir sebagian.

Genangan disebabkan saluran atau drainase tersumbat. Dua orang pekerja mengebor dan memperlebar drainase yang ada pada Kamis (24/5) siang.

Genangan air itu biasanya disedot menggunakan mesin. Namun, kebetulan mesin penyedot air rusak. Maka pedagang berinisiatif memperlebar sekaligus memperdalam selokan.

Keramik-keramik di permukaan lantai harus dipecah untuk menghilangkan genangan air.

"Kemarin ada mesin penyedot. Itu selangnya. Tapi mesinnya rusak tiba-tiba," kata Ni, pedagang ikan.

Suara bor menggema di gedung megah itu. Bau amis juga tercium di beberapa titik genangan. Para pedagang mengeluhkan hal ini.

"Hujan dak hujan sebenarnyo tetap ada genangan di sini. Karena dalurannya kecil dan sering tersumbat," kata San, pedagang sayur.

San mengatakan kondisi itu mempengaruhi pembeli untuk datang. "Siapa yang mau beli kalau tempatnya jorok," katanya.

Baca: Pelaku Penyerangan Mapolsek Muara Sebo Ngamuk-Ngamuk di Tahanan, Begini Kondisinya

Baca: Astaga! Disebut Iblis Oleh Pria ini, Siapa Sangka Ustaz Satu ini Pukau Netizen Saat Kendarai RX King

Seorang pemuda kemudian datang dan meminta iuran untuk uang makan pekerja yang memperlebar dan memperdalam drainase. San memasukan beberapa rupiah ke wadah plastik itu.

Tak hanya San yang mengeluh, tapi juga Ferdi, penjual udang.

Sudah tiga tahun genangan ini sering membasahi lokasi dia berjualan.

"Lihat saja itu salurannya sekecik itu. Apa cukup? Selain itu airnya disininjuga mati," katanya.

Perbaikan yang dijanjikan beberapa bulan lalu kata mereka belum ada. Saluran air tetap sering tersumbat, air mati dan kondisi ini menyebabkan becek.

"Air itu swadaya pedagang sendiri. Air disini mati," katanya.

Baca: Waspadai Kolesterol Tinggi! Ini Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved