Kembang Tahu, Desert Sehat dan Nikmat Ala Tahooe

Bagi kamu penggemar desert namun khawatir karena banyak mengandung gula, ada pilihan desert sehat namun tetap nikmat untuk disantap

Kembang Tahu, Desert Sehat dan Nikmat Ala Tahooe
IST

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bagi kamu penggemar desert namun khawatir karena banyak mengandung gula, ada pilihan desert sehat namun tetap nikmat untuk disantap.

Kamu bisa menemukan desert berbahan serba kacang kedelai di Tahooe yang berlokasi di lantai 3 WTC Jambi.
 

Dibuka sejak 14 Februari lalu, tahooe menyuguhkan desert yang berbeda dari biasanya.

Sebagian besar dari menu-menunya memang berbahan dasar kacang kedelai.

Beberapa menu yang ada diantaranya susu kedelai, kembang tahu, es serut kembang tahu, soya blended, shilky shake, soya silky puding dan sebagainya. Pada intinya memang mengadung kacang kedelai.

Untuk masyarakat Jambi mungkin dulu masih sering menemukan orang yang berjualan kembang tahu, namun saat ini sudah jarang sekali bisa menemukannya. Pilihan menu di tahooe ini satu diantaranya adalah kembang tahu.

Kembang tahu ini dibuat dari proses perebusan kedelai yang diambil dari endapan yang terkumpul di permukaan. Irisannya yang tipis-tipis dan lebar disajikan diatas mangkuk yang didalamnya juga berisi campuran air jahe dan gula merah.

Dalam cuaca hujan, makanan ini bisa jadi penghangat tubuhmu karena mengandung jahe. Bisa juga sebagai nostalgia masa kecilmu yang dulu sering membeli dari mamang-mamang yang lewat depan rumah.

Potongan kembang tahu ini bertekstur lembut sehingga sangat mudah untuk meluncur di tenggorokan. Rasa manisnya juga pas, jadi tidak perlu takut kemanisan. Harga dari kembang tahu ini dibanderol Rp 18 ribu.

Untuk minuman tentu saja ada susu kedelai. Rasa susu kedelai ini benar-benar fresh dan nikmat karena memang proses pembuatannya baru setiap hari. Ada paket susu kedelai plus cakwe yang dibanderol Rp 18 ribu.

Founder dari tahooe, Trio Sim mengatakan tehooe ini merupakan brand baru yang lahirnya di Jambi. Bahan-bahan pun didapat dari lokal dan memang memproritaskan produk lokal.

Inspirasi untuk membuat produk berbahan dasar susu kedelai ini ia dapatkan saat sedang travelling ke luar negeri.

“Sebenarnya kenapa memilih kacang kecelai, karena meihat orang-orang yang suka manis atau desert tapi kurang sehat. Jadi kita hadirkan desert yang berbahan baku alami dan sehat. Ini juga bisa dikombinasiin dengan macem-macem. Menu-menu yang sekarang inipun sambutannya baik dari masyarakat,” tuturnya.

Penulis: Nurlailis
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help