Menurut Kak Seto Ini Metode yang Dipakai Teroris untuk Ajak Anak-anak jadi pelaku Bom Bunuh Diri

"Sudah tak di ICU lagi, sudah di rawat di ruang inap," sebut Kohar Hari Santoso, Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jatim di RS Bhayangkara

Menurut Kak Seto Ini Metode yang Dipakai Teroris untuk Ajak Anak-anak jadi pelaku Bom Bunuh Diri
Kolase

Meski demikian, A saat diajak komunikasi sudah nyambung dan respon baik. Ada angggota keluarga juga yang menunggui.

Selain A, tiga anak lainnya dari pelaku ledakan bom juga lukanya terus membaik dan tak berat. Secara fisik stabil, tapi butuh pendampingan terus.

"Semua anak-anak terus dipantau, traumatiknya yang harus dihilangkan. Ini butuh proses dan tergantung respon pasiennya bagimana," pungkas Kohar.

Seperti diketahui, A merupakan anak dari Tri Murtiono. Dia selamat dari ledakan bom bunuh diri ayah, ibunya dan dua kakaknya yang tewas.

A sempat terpental 3 meter akibat ledakan bom dan diselamatkan oleh Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal. (Surya/Fatkhul Alamy)

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, Selamat Puasa Hingga Marhaban Yaa Ramadan

Hidup sebatang kara hingga dibebani utang

Setelah tiga gereja, Mapolrestabes Surabaya juga menjadi sasaran teroris pada Senin (14/5/2018).

Kabid Humas Polda Jatim menjelaskan kronologi peledakan yang tepatnya berada di gerbang pemeriksaan.

"Kejadiannya tadi di pos penjagaan tapi tidak sampai masuk," kata kata Kombes Frans Barung Mangera.

"Jadi ada mobil yang mau masuk, motor ini ada di belakang," lanjutnya.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help