Mengungsi ke Australia Usai Rusuh 1998, Gegara Ahok, Liana Ang Pikir Ulang Kembali ke Indonesia

Selalu ada manfaat yang bisa dipetik dari sebuah peristiwa, betapa pun pahitnya peristiwa tersebut.

Mengungsi ke Australia Usai Rusuh 1998, Gegara Ahok, Liana Ang Pikir Ulang Kembali ke Indonesia
Kompas cetak
Puncak Kerusuhan Mei 1998 

Beruntung Liana kemudian bertemu Greg Hill, seorang pria Sydney dimana mereka kemudian menikah sampai sekarang.

Keduanya kemudian mengembangkan bisnis survei lalu lintas di Sydney selama beberapa tahun, dan banyak mempekerjakan pelajar asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Sydney dan sekitarnya.

"Kadang kalau ada beberapa survei yang harus kami lakukan, kami bisa mempekerjakan sampai 30 orang, kebanyakan asal Indonesia," kata Liana.

Peristiwa kerusuhan Mei 1998 itu sudah terjadi 20 tahun lalu namun bagi Liana Ang dan keluarganya peristiwa tersebut tidak pernah terlupakan.

"Keponakan perempuan misalnya sampai sekarang kalau naik mobil selalu di tengah atau di belakang. Dia tidak mau duduk di depan, karena ketika peristiwa itu terjadi dia trauma karena wajahnya dikenali sebagai orang Tionghoa sehingga akan diserang," kata Liana.

Adakah keinginan bagi Liana Ang untuk pulang dan menetap di Indonesia misalnya menghabiskan masa tua di sana?

"Saya secara teratur mengunjungi Indonesia, dan sempat juga terpikir untuk kembali ke Indonesia, apalagi setelah Presiden Jokowi berkuasa dan Ahok menjadi Gubernur," katanya.

Namun apa yang terjadi dengan Ahok kemudian membuatnya berpikir ulang untuk melakukan hal tersebut.

"Tiap kali saya pulang ke Indonesia, saya happy-happy saja kalau tidak ada demo. Kalau pas ada demo, kita jadi takut," kata Liana lagi.

Namun terlepas dari semua itu, Liana Ang merasa bersyukur bahwa dia bisa tinggal di Australia.

"Bagi saya pribadi, saya bersyukur karena sebelumnya saya tidak pernah berpikir untuk bisa dan mau tinggal di negeri seperti Australia, dimana kita hidup tanpa pembantu, semua harus dikerjakan sendiri," ujarnya.

"Tapi saya menikmati kehidupan di sini," kata Liana.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kisah Liana Ang, Korban Kerusuhan Mei 1998 yang Kini Tinggal di Australia, http://www.tribunnews.com/australia-plus/2018/05/16/kisah-liana-ang-korban-kerusuhan-mei-1998-yang-kini-tinggal-di-australia?page=all.

Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help