Kisah Pilu Nenek Jumiati yang Pulang Setelah 28 Tahun Jadi TKI di Arab Saudi, Dikira Mati

"Udah lama, memang itu warga sini sekitar seingat saya 30 tahun lalu, udah hilang gak tau kemana, waktu itu saya masih

Kisah Pilu Nenek Jumiati yang Pulang Setelah 28 Tahun Jadi TKI di Arab Saudi, Dikira Mati
surya
Nenek Jumiati 

Menurut Saiful, waktu itu dirinya menanyakan kepada bapaknya, kemana sang ibu pergi, "Ibu kemana pak? dan Bapak menjawab ke Saudi ikut keluarganya yang di Karang Duren," terang Saiful.

Qibtiyah kemudian mengikuti training di Jakarta dan Saiful yang kala itu dinas di Palembang mencari keberadaan ibunya namun tidak berhasil.

"Saya mencari ibu ke Jakarta, dulu gak ada handphone, cari pake telegram tetep gak ketemu," ujarnya.

Beberapa tahun kemudian, Qibtiyah dikabarkan menikah di Surakarta, namun ditelisik bukan Qibtiyah namun TKI kala itu yang namannya mirip dengan ibu Saiful.

Saiful menambahkan ibunya sempat mengiriminya uang Rp 1 juta kepada adiknya, namun setelah itu tidak pernah. Setelah 3 tahun kontrak selesai, Qibtiyah tidak ada kabar.

"Ibu sempat mengirim uang kepada adik, tapi setelah itu gak pernah besarnya satu juta, setelah kontrak habis yakni 3 tahun ibu gak ada kabar," tambahnya.

Sejak itulah keluarga benar-benar putus kontak sampai 28 tahun.

Baca: Meme Kocak Tentang Puasa dan Tarawih, Mulai Bidadari Komplek Hingga Main HP di Masjid

Saiful Hadi dan keluarga mengira ibu sudah meninggal dunia di Saudi dan sempat melakukan hajatan selametan untuk memperingati dugaan kematian ibunya di Saudi Arabia.

"Benar-benar tidak ada kabar Mas sampai kita mengira ibu sudah tidak ada dan kita sempat bikin hajatan selametan meninggalnya ibu serta selalu mendoakan tiap hari," terangnya

Kemudian dengan kagetnya muncul pemberitaan soal keberadaan ibunya yang berkembang di media sosial.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved